SAMARINDA-Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun memberikan tanggapan dari hasil laporan Pansus Penanganan Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dibacakan pada rapat paripurna kedelapan yang dilaksanakan secara daring, beberapa waklu lalu.
Samsun menerangkan, dilihat dari hasil laporan itu tidak ada satu pun hasil yang positif dari pemerintah provinsi dalam hal penanganan Covid-19. Dia menilai belum adanya koordinasi yang intens antara jajaran pemerintah, sehingga penanganan sampai dengan pemberian bantuan terkesan lamban dan bergerak sendiri-sendiri.
Menurut dia, masyarakat yang terdampak masih menunggu langkah dari pemerintah provinsi dalam hal pemberian bantuan. Jangan sampai pemerintah di kabupaten/kota bekerja sendiri-sendiri, karena banyak kebutuhan masyarakat yang harus disalurkan dengan cepat.
“Saya menyampaikan, pemerintah provinsi lamban dalam menyikapi penanganan Covid-19 ini. Hal tersebut tampak dari anggaran yang dialokasikan belum juga direalisasikan kepada masyarakat,” ungkap politikus PDI Perjuangan ini.
Dia menyarakan, pemerintah provinsi agar lebih proaktif dan lebih intens melakukan koordinasi dengan jajaran di bawahnya. Anggaran yang ada diberikan saja kepada pemerintah kabupaten/kota, agar supaya data pendistribusian tidak tumpang tindih di lapangan. Tentu tetap berkoordinasi dengan aparat hukum agar tidak menyalahi aturan yang ada.
“Kami minta pemerintah provinsi lebih proaktif dan berkoordinasi secara cepat dan tepat dengan jajarannya. Langkah penanganan harus terkoordinasikan dengan baik. Kasihan masyarakat,” tutupnya. (adv/hms8/dns/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria