Usia hanya angka bagi Fida Imtihani Nur Wakhid. Terbukti, di usia yang masih sangat muda, dirinya telah bergelut di dunia IT. Hingga meraih penghargaan Pemuda Berprestasi Kota Balikpapan.
Mengenal dunia coding sekitar 3 tahun lalu, ternyata menarik minat perempuan muda ini. Fida Imtihani Nur Wakhid, remaja asal Kota Minyak ini bahkan mendapat penghargaan sebagai salah satu Pemuda Berprestasi oleh Wali Kota Balikpapan. Bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Perempuan berusia 13 tahun ini dinilai sangat apik dalam hal pemrograman. Dirinya pun menjadi peserta termuda yang mampu menjelaskan tentang fungsi aplikasi di kegiatan Pelatihan Kreativitas Bidang IT 3 Days Bootcamp Vue.Js, di Gedung Parkir, Klandasan, Balikpapan Tengah.
Sedikit bercerita, ia memperoleh bakatnya ini melalui Dilo Balikpapan. Awalnya, Fida diminta menyelesaikan 49 stages di freecode camp yang terdiri dari program HTML dan program CSS. Dia juga sudah menamatkan semua level di code.org, coding untuk membuat game, membuat gambar dan lain-lain.
“Dari sana sudah suka sama dunia programming. Buat-buat aplikasi dan game,” kata remaja yang mengambil home schooling sejak kelas 2 sekolah dasar ini.
Tak hanya itu, remaja kelahiran Balikpapan, 30 April 2007 ini juga membuat game bertema virus corona. Dua game dengan konsep serupa itu, diakuinya lahir akibat rasa bosan berada di rumah.
Selain game, dia juga telah melahirkan lima aplikasi. Namun belum ada yang bisa diunduh di PlayStore. Hanya bisa melalui website khusus.
Semua yang ia kerjakan ini bukannya tanpa alasan. Putri pasangan Bekti Nur Wakhid dan Indah Prihatiningsih ini telah memiliki cita-cita. Yakni bekerja di perusahaan IT raksasa Google. Karena itu, saat ini dirinya sudah mencari-cari jalur beasiswa yang bisa mengantarkannya ke sana.
Impian lainnya pun sederhana. Ingin membahagiakan orangtua. Remaja yang bercita-cita menjadi programmer dan penulis ini, ingin karyanya segera bisa diluncurkan di PlayStore. Ia ingin sukses, agar bisa ke luar negeri bersama kedua orangtuanya. (*/okt/ms/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria