BALIKPAPAN – Pola hidup kewajaran baru telah diterapkan secara menyeluruh. Tak ayal, pelan-pelan semua sektor mulai mengambil ancang-ancang untuk bangkit. Beberapa hari lalu, sektor pariwisata, khususnya objek wisata lokal menemui harapan baru. Pasalnya, selama libur panjang yang hampir sepekan, hampir semua destinasi disambangi oleh warga kota. Salah satu yang terimbas yakni objek wisata Pantai Manggar Balikpapan.
Hal ini pun memberi pengaruh besar pada pendapatan asli daerah (PAD) destinasi tersebut. Sebelumnya, dilakukan penurunan target PAD hingga 60 persen, disebabkan mewabahnya pandemi Covid-19. Dengan harapan ini, sektor pariwisata dapat kembali meningkatkan target PAD tersebut.
Akan tetapi, Kabid Pariwisata Disporapar Balikpapan Irma Nurmayanti mengatakan, pentingnya kecermatan dalam memutuskan hal tersebut. Kata dia, untuk peningkatan target PAD seperti semula, harus melihat dulu kondisi sekitar. “Karena kan memang situasi sekarang masih sangat sulit untuk kita prediksi,” ujarnya.
Walau dari pemantauannya, animo masyarakat sangat positif. Kemungkinan, destinasi lokal menjadi pilihan satu-satunya. Ditambah, objek wisata Pantai Manggar saat ini memiliki warna yang baru akibat penambahan sarana dan renovasi.
Dengan respons yang diterima, pihaknya menaruh harapan tahun depan target PAD dapat dinaikkan secara perlahan meski belum bisa dikembalikan persis seperti semula. Tentu saja dengan terus memantau pemasukan untuk tahun ini.
Lanjut dia, evaluasi pun akan dilakukan sampai akhir tahun sembari menunggu tingkat kunjungan yang biasanya turut melonjak pada momen Natal dan Tahun Baru. Kendati begitu, dia juga tidak dapat memastikan apakah target tersebut akan naik atau malah kembali turun. Sebab, meski terbilang ramai, kondisi objek wisata saat ini belum dapat dikatakan normal.
“Beberapa warga masih ada yang khawatir, dan lebih memilih berdiam diri di rumah. Jadi, kami akan lihat perhitungan tahun ini seperti apa. Baru bisa diputuskan target itu di tahun depan,” jelas dia. (*/okt/ms/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria