Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan melakukan pemeriksaan bersama instansi terkait soal semburan gas di kawasan Perumahan Griya Bukit Residence VII, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Senin (5/7) siang.
Semburan gas bercampur air setinggi lebih 3 meter muncul ketika warga menggali sumur bor. “Informasinya, karena warga menggali sumur, kemudian terjadi semburan,” kata Aiptu Sutantoro, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Balikpapan Selatan.
Pihaknya bersama BPBD, Babinsa melakukan pemeriksaan lokasi. “Informasinya sudah kami teruskan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),” ungkap Kepala BPBD Balikpapan, Suseno.
Hasil dari pemeriksaan, PT PHM ada kandungan gas dan tidak berbahaya. “Nanti hilang setelah air berkurang. Tidak berbahaya,” kata Suseno.
Peristiwa serupa pernah terjadi di Jalan Praja Bakti, RT 5 Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan. Pengeboran sumur saat kedalaman mencapai kurang lebih 60 meter. Ketika air dikuras menggunakan kompresor, tiba-tiba semburan air keluar setinggi sekitar 6 meter.
Pemeriksaan kandungan air dan dugaan gas tadi sedang dilakukan. Tim Health Safety Environment (HSE) Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sudah di lokasi kejadian dan mengambil sampel. Dari pemeriksaan kala itu, jauh dari racun, jauh dari zat mudah terbakar.
Suseno meminta kembali pada warga, saat pengeboran air tanah, agar berkoordinasi dengan DLH. Karena beberapa tempat di wilayah Sepinggan beberapa kedalaman tertentu mengandung gas. (aim/ms/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria