Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pembangunan Dua PLTA di Kaltim Masih Dikaji

izak-Indra Zakaria • 2022-10-01 10:40:50
Photo
Photo

POTENSI energi baru terbarukan atau EBT untuk penyediaan setrum Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah dikaji. Salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang berbatasan langsung dengan IKN, disebut berpotensi dibangun pembangkit yang bersumber dari aliran sungai.

Sebagaimana dituangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030, PLN memproyeksikan sumber listrik untuk mengaliri ibu kota negara baru akan dipasok dari PLTA. Dalam perencanaan tersebut, salah satunya memuat rencana pembangunan PLTA Tabang di Kukar. Dengan memanfaatkan aliran Sungai Belayan. Staf Ahli Bidang II Setprov Kaltim DiddyRusdiansyah Anan Dani menuturkan, penyediaan listrik skala terbatas dengan memanfaatkan potensi energi air ini perlu dikaji kembali PLN. “Hasil kajiannya sudah ada. Tinggal dikaji ulang sedikit,” katanya saat berada di Balikpapan, beberapa waktu lalu.

Rencana pembangunan PLTA Tabang diinisiasi Pemkab Kukar pada 2017. Kala itu, pemerintah daerah berencana membangun PLTA di Kecamatan Tabang dengan kapasitas daya 200 Megawatt (MW). Adapun estimasi biaya pada tahun itu sekitar Rp 100 miliar. Namun, hingga saat ini belum ada kelanjutan rencana pembangunan. “(PLTA Tabang) ini relevan, untuk dapat mewujudkan peran PLN untuk mendukung IKN,” pesan mantan kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim ini. Sementara itu, General Manager (GM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Josua Simanungkalit mengungkapkan, akan ada rencana pembangunan tiga PLTA di Kaltim dan Kaltara.

Yaitu PLTA Kelay di Berau yang akan memiliki kapasitas daya 55 MW, PLTA Tabang di Kukar dengan kapasitas 90 MW, dan PLTA Kaltara 1 atau biasa dikenal PLTA Kayan di Kaltara, dengan kapasitas 90 MW. “Sekarang sedang tahap kajian,” terangnya. (riz/adv/diskominfokaltim)

Editor : izak-Indra Zakaria