Pendidikan masih jadi sektor penting pemerintahan Wali Kota Rahmad Mas’ud. Program seragam gratis, beasiswa, dan subsidi SPP untuk siswa di sekolah swasta dilanjutkan.
PEMKOT Balikpapan telah memastikan bantuan seragam kepada siswa SD kelas 1 dan kelas 7 SMP kembali berlanjut pada tahun ajaran 2023/2024. Bahkan, warga Kota Beriman punya kesempatan mendapat bantuan beasiswa hingga insentif kepada guru. Sebagai bentuk perhatian kepada bidang pendidikan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, tahun ini bantuan seragam sekolah akan disalurkan lagi. Pihaknya siap memberikan bantuan sekitar 13.000 pasang seragam siswa SD kelas 1. “Lalu 12.500 seragam siswa SMP kelas 7,” katanya. Siswa kejar paket A rencananya bantuan kurang lebih 260 pasang seragam dan siswa paket B 800 pasang.
Dia menjelaskan, sebelumnya pada bantuan seragam tahun pertama total penerima seragam sekolah sebanyak 12.929 pasang seragam untuk siswa kelas 1 SD. Selanjutnya siswa SMP kelas 7 ada 11.702 pasang seragam. Kemudian siswa paket A sebanyak 841 pasang dan kejar paket B sebanyak 1.154 pasang.
“Harapannya dengan berbagai bantuan yang diberikan dapat meringankan beban orangtua siswa,” sebutnya. Sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengenyam pendidikan. Selain bantuan seragam, Rahmad memastikan beberapa program bantuan pendidikan tetap berlanjut.
Misalnya subsidi SPP bagi siswa sekolah swasta. Bantuan tingkat SD sebesar Rp 75 ribu setiap bulan. “Jumlah penerima manfaat pada 2022 sebanyak 19.431 siswa dan kurang lebih 19.777 siswa pada 2023,” ujarnya. Sementara siswa tingkat SMP, nominal bantuan Rp 110 ribu setiap bulan.
Adapun jumlah penerima manfaat pada 2022 sebanyak 9.179 siswa dan 11.302 siswa pada 2023. “Serta beasiswa bagi pelajar dari keluarga tidak mampu,” ucapnya. Tahun lalu beasiswa bagi pelajar dari keluarga tidak mampu sebanyak 192 siswa untuk jenjang SD dan jenjang SMP sebanyak 350 siswa.
Kegiatan ini akan tetap dilanjutkan dengan sasaran pelajar SD sebanyak 220 siswa dan pelajar SMP 400 siswa. “Jumlah besaran yang diterima untuk siswa SD Rp 450 ribu per orang dan siswa SMP Rp 750 ribu per orang,” tuturnya. Tak hanya beasiswa untuk siswa, Pemkot Balikpapan turut memberi beasiswa bagi tenaga pendidik.
“Kita harus beri perbaikan kepada tenaga pendidiknya agar lebih baik. Tidak mungkin menciptakan SDM unggul, berdaya saing tinggi kalau tidak dengan menyediakan guru yang baik,” bebernya. Pihaknya telah mengalokasikan bantuan beasiswa kepada 40 guru PAUD, 50 guru SD, dan 20 guru SMP.
“Besaran beasiswa yang diterima Rp 2,5 juta,” tutupnya. Total penerima bantuan beasiswa guru ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dia menambahkan, 46 guru SD dan 18 guru SMP telah menerima bantuan beasiswa pada 2022.
Terakhir, Pemkot Balikpapan berencana menaikkan insentif bagi ustaz dan ustazah. Tahun lalu insentif sebesar Rp 320 ribu dengan jumlah penerima 2.378 orang. “Tahun 2023 akan meningkat menjadi Rp 420 ribu dengan jumlah penerima 2.645 orang. Walau tidak banyak tapi tetap ada kenaikan,” tandasnya. (ms/k8)
DINA ANGELINA
dinaangelina6@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria