Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tiang Besi Bahayakan Pengguna Jalan

izak-Indra Zakaria • 2023-08-24 13:47:55
MENGGANGGU: Keberadaan pipa besi di tengah Jalan Taman Sari, RT 64, tepatnya depan SMP 11 yang sangat mengganggu.
MENGGANGGU: Keberadaan pipa besi di tengah Jalan Taman Sari, RT 64, tepatnya depan SMP 11 yang sangat mengganggu.

Keberadaan tiang pipa besi di Jalan Taman Sari, tepatnya di depan SMP 11, dengan tinggi 1 meter dapat membahayakan pengguna jalan.

 

BALIKPAPAN–Tiang milik Pertamina itu isinya belum diketahui, air atau gas. Yang jelas, keberadaannya mengganggu kenyamanan lalu lintas di kawasan tersebut.

Menurut Lurah Graha Indah Satriyo Taufieq, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina maupun SKK Migas terkait adanya pipa yang berada di badan Jalan Taman Sari. “Sudah dirapatkan beberapa minggu lalu dengan pihak Pertamina dan SKK Migas, tapi masih belum ada informasi dan tindak lanjutnya,” ujarnya.

Adanya pipa yang menjulang hampir 1 meter itu sangat berbahaya dan mengganggu keselamatan warga. Dia mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan tersebut.

“Sudah menjadi atensi dalam rangka keselamatan pengguna jalan. Pipa tersebut menurut warga setempat sudah ada sejak 1970-an silam. Kami minta difasilitasi keduanya agar dapat dipotong sesuai dengan keadaan level jalan saat ini,” tegasnya.

Keluhan juga diungkapkan Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam. Menurut dia, pipa di Jalan Taman Sari itu sangat berbahaya bagi para pengendara, baik roda empat maupun roda dua. “Apalagi letaknya persis depan SMP 11 yang ramai kendaraan antar jemput anak sekolah. Sehingga inisiatif warga sekitar menutupinya dengan ban, supaya diketahui masyarakat,” jelas Shidiq.

Senada dengan Shidiq, Ketua RT 64 Masrian Noor berharap dapat dilakukan yang terbaik oleh pihak terkait untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Bagian Perekonomian Sri Hartini Anugraha menjelaskan, pembahasan terkait tiang besi yang diduga pipa gas tersebut sudah dimulai sejak Senin (17/7), dengan bersurat ke GM PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V Balikpapan perihal pemeriksaan teknisnya. “Tiang itu mengganggu kelancaran dan keamanan pengendara di wilayah tersebut. Menurut informasi warga sekitar adalah milik Pertamina,” jelasnya.

Namun, setelah kurang lebih sebulan tidak ada tanggapan dan balasan dari PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V Balikpapan, Pemkot Balikpapan mengundang kembali untuk melakukan rapat koordinasi. Dari hasil rapat diputuskan bahwa PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V akan menyampaikan ke pimpinan dan memberi waktu satu minggu untuk berkoordinasi, dan menyampaikan hasil koordinasi ke pemkot.

“Sampai saat ini belum ada informasi dari pihak Pertamina terkait keberadaan tiang besi tersebut dan solusinya,” pungkasnya. (pms/dra/k8)

 

SUPRIYONO LUPUS

@queenzalikalila0917

 

Editor : izak-Indra Zakaria