BONTANG – Langkah normalisasi sungai di area RT 8 Kelurahan Api-Api terus dilakukan petugas harian lepas milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota. Sebelumnya, upaya itu menyasar sodetan Sungai Dahlia. Namun terhitung Rabu (4/10), petugas sudah bergeser ke daerah aliran sungai (DAS) Bontang.
Ketua RT 8 Harnu Wiyoto mengatakan, proses normalisasi di sodetan Sungai Dahlia telah rampung. Saat ini, kondisinya aliran itu memiliki debit tampung yang lebih banyak. Pasalnya, sedimentasi maupun tanaman yang berada di sodetan sudah diangkut.
“Benar mulai hari ini (kemarin) petugas sudah memulai membersihkan Sungai Bontang. Tepatnya di dekat jembatan kompleks Perum Bank Dhanarta,” kata Harnu.
Sedimentasi yang berbentuk bukit sebelumnya telah berkurang. Petugas pun juga memakai ekskavator long arm dalam menjalankan tugasnya. Kendaraan alat berat ini memudahkan proses normalisasi. Hasil kerukan langsung diangkut dengan satu unit truk.
“Sedimentasi dibuang di musala RT 8 serta tanah kosong yang pemiliknya membutuhkan timbunan,” ucapnya.
Nantinya, petugas akan menyisir hingga menuju belakang Toko X-Toys. Akan tetapi, dipastikan proses penanganan akan memakai skema manual. Selain itu, kendaraan mini ekskavator masih disiagakan di dekat Rumah Adat Lamin Dayak. Dengan kegiatan ini, warga mengaku bersyukur karena pemkot sangat serius dalam penanganan banjir.
“Normalisasi ini harapannya dilakukan secara berkala. Karena setiap hujan deras maka sedimentasi tidak menutup kemungkinan akan kembali menumpuk,” tutur dia.
PHL ini bertugas mulai 08.00 hingga 16.00 Wita tiap harinya. Sebelumnya, petugas telah menyisir sodetan Sungai Dahlia. Diketahui, lebar sodetan sungai ini ialah 4 meter. Nantinya, kedalaman mencapai 170 sentimeter. Diharapkan dengan normalisasi ini, aliran air menjadi lancar. Tidak meluap ke jalan.
“Upaya ini sesuai dengan gagasan kepala daerah untuk mengaktifkan kembali Sungai Dahlia,” pungkasnya. (ak/ind/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria