PENAJAM-Target Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Penajam Paser Utara (PPU) untuk menyelesaikan pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati PPU pada Desember 2023 tampaknya bakal tercapai tepat waktu. Hal itu sudah terlihat pada awal pekerjaan tambahan pada rujab bupati dengan total anggaran Rp 6 miliar melalui APBD Perubahan PPU 2023 itu, seperti pantauan Kaltim Post, Senin (9/10). Dua perusahaan pemenang tender proyek penataan bangunan gedung Rujab Bupati PPU sudah memulai pekerjaannya sejak beberapa hari ini sesuai sub-bidang pekerjaan yang dimenangkan tendernya.
PT Althaf Energi Persada melakukan pekerjaan pembangunan lanskap dengan kontrak sebesar Rp 2.569.022.737 dan tanggal kontrak 18 Agustus 2023. Kemudian, PT Paser Jaya Mandiri memenangkan tender pembangunan fasad luar bangunan (finishing kolom, lisplang dan ornamen daerah) rujab bupati senilai kontrak Rp 1.447.000.000 dengan tanggal kontrak 22 Agustus 2023-19 Desember 2023. “Kalau untuk pembangunan eksterior ini, insyaallah, November 2023 sudah rampung,” kata salah satu tukang PT Paser Jaya Mandiri saat ditanya harian ini di lokasi pembangunan rujab bupati PPU di kawasan coastal road di Kelurahan Sei Parit, Kecamatan Penajam, PPU, kemarin.
Media ini melihat kesibukan sejumlah pekerja yang memoles bagian luar rujab, dan beberapa lainnya melakukan penataan lahan depan rujab untuk didesain menjadi taman. Ada kesan perampungan rujab itu dikebut. Para pekerja itu saat ditanya menyatakan optimistis bahwa proyek yang mereka kerjakan dapat dirampungkan pada Desember 2023 atau selesai 83 hari lagi terhitung sejak kemarin. “Proyek lanjutan pembangunan Rujab Bupati PPU ini dimenangkan oleh tiga perusahaan. Selain yang ada ini, masih ada satu lagi perusahaan yang memenangkan tender interior, bagian dalam rujab,” kata seorang pekerja, kemarin.
Harian ini kemarin ingin mengetahui ruangan apa saja yang ada pada rujab yang sudah menghabiskan anggaran Rp 34 miliar itu. Kepala Dinas PUPR PPU Riviana Noor yang ditanya mengenai hal itu, kemarin, menjelaskan, rujab bupati itu memiliki 12 ruangan. Yaitu, ruang tidur utama, tiga ruang tidur biasa, dua ruang tidur asisten rumah tangga, ruang tamu, ruang rapat, ruang makan dan dapur, ruang santai, dan ruang keluarga. Namun, ia tak merinci masing-masing luasan ruangan tersebut.
Seperti diberitakan, Dinas PU PR PPU menargetkan pembangunan Rujab Bupati PPU rampung Desember 2023. Penyelesaian rujab yang pembangunannya sudah dilaksanakan sejak 2014 itu mengikuti atensi Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun yang berkeinginan menempati rujab tersebut awal 2024. “Kami usahakan Desember 2023 pembangunan rujab sudah rampung. Atensi pj bupati kepada kami agar rujab tersebut bisa ditempati awal 2024,” kata Kepala Dinas PU PR PPU Riviana Noor, menjawab Kaltim Post, Minggu (8/10).
Kelanjutan proyek pembangunan rujab bupati yang sempat heboh karena dinilai sejumlah pihak menghabiskan biaya besar Rp 34 miliar itu, sekarang ini hanya mengerjakan lanskap, terdiri dari pagar keliling, taman di luar vegetasi. Kemudian, fasad (bagian terluar) bangunan terdiri dari perbaikan atap, ornamen kolom dan lisplang, pengecatan, dan selanjutnya interior gedung. “Semoga dapat selesai sampai dengan akhir 2023 ini,” ujarnya. Untuk paket-paket pekerjaan ini telah dianggarkan melalui APBD Perubahan PPU 2023 sebesar Rp 6 miliar. Sehingga total pembangunan rujab hingga kini mencapai total Rp 40 miliar. (far/k15)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : izak-Indra Zakaria