Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Elite PAN Tak Permasalahkan Gibran Jadi Pertimbangan Bakal Cawapres Prabowo

izak-Indra Zakaria • 2023-10-11 10:45:35
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (Aris Wasita/Antara)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (Aris Wasita/Antara)
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyambut baik usulan agar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Menurutnya, Koalisi Indonesia Maju (KIM) menilai usulan tersebut sangat wajar.
 
“Soal cawapres, KIM terbuka siapapun nama yang akan diusulkan mendampingi Pak Prabowo. Secara formal Golkar dukung Airlangga, PAN dukung Mas Erick, PBB dukung Mas Yusril, Partai Demokrat dukung Mas AHY, dan beberapa parpol koalisi yang lain," kata Viva Yoga kepada wartawan, Senin (9/10).
 
"Jadi dukungan terhadap kader itu wajar, dan tidak ada yang salah, begitu juga Mas Gibran kalau ada yang mengusulkan itu wajar tidak ada yang salah,” sambungnya.
  
Ia menekankan, KIM bakal memutuskan pendamping Prabowo secara musyawarah. Hal ini tentu dengan melewati berbagai pertimbangan, terhadap sejumlah nama tokoh yang diusulkan. 
 
“Tapi, sekali lagi semuanya akan diputuskan secara kolektif kolegial musyawarah mufakat,” tegas Viva. 
 
Viva mengungkapkan, pihaknya masih mengusulkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai bakal cawapres Prabowo. Menurut PAN, dari sisi elektabilitas, sejumlah lembaga survei menyebut Erick Thohir adalah yang tertinggi elektabilitasnya dari sejumlah nama yang diusulkan. 
 
“Karena konfigurasi politik saat ini nilai elektabilitas capres beda-beda tipis maka cawapres sangat penting untuk memberikan kontribusi elektoral kepada pasangannya. Mas Erick itu nilai elektabilitasnya juara, paling tinggi, kalau digabungkan dengan Pak Prabowo, saya rasa akan menambah nilai elektoral,” tegas Viva.
 
Meski demikian, lanjut Viva, PAN tidak keberatan jika pada akhirnya diputuskan oleh KIM. Kendati demikian, ia juga menyinggung putusan MK yang membatasi umur minimal dan maksimal capres dan cawapres. 
 
“Kalau soal Mas Gibran ya kita ikut pada putusan MK, karena keputusan MK itu final dan mengikat, dan memang masih punya harapan tetapi kan terkendala oleh konstitusi dan ini menjadi hal yang baik, bahwa semua semakin banyak calon juga kan semakin baik untuk perkembangan demokrasi,” ucapnya.
 
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Usulan itu datang dari hasil Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) DPC Tangerang Selatan di Hotel Trembesi BSD, Kota Tangsel, Banten, Minggu (8/10).
 
"Yang disampaikan oleh Ketua DPC adalah hasil resmi dari Rakorcab Kota Tangsel, dan kami pikir itu adalah aspirasi dari cabang yang nanti menjadi salah satu pertimbangan dari capres Partai Gerindra juga untuk menentukan cawapres," ungkap Dasco di lokasi.
 
Selain nama Gibran, lanjut Dasco, nama-nama yang muncul dan jati pertimbangan yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, itu merupakan dinamika parpol dalam menentukan bakal cawapres.
 
"Ini kan semua calon ada banyak, kemudian ada beberapa yang disampaika. Ini dinamika di parpol," ucap Dasco.
 
Meski demikian, Dasco menyebut bakal cawapres akan ditentukan oleh Prabowo Subianto bersama para ketua umum partai koalisi Indonesia Maju (KIM).
 
"Nanti akan ditentukan oleh Pak Prabowo dengan ketum-ketum partai koalisi," pungkas Dasco.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria