BANYAKNYA sampah yang dibuang di pinggir jalan, terutama di Jalan Nusyirwan Ismail, menjadi masalah serius. Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Boy Leonardo Sianipar menjelaskan, meski mereka telah melakukan pembersihan di sekitar lokasi tersebut, sampah selalu ada kembali. DLH sengaja tidak membersihkan di sekitar tempat tersebut untuk memantau apakah masih membuang sampah di lokasi tersebut atau tidak.
Pihaknya menegaskan, sampah tersebut bukan berasal dari warga sekitar Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang. Melainkan sampah dari perusahaan yang menggunakan truk besar dan membuangnya. Selain itu, munculnya sampah di wilayah tersebut karena penutupan TPS di Ring Road I membuat mereka beralih membuang sampah di Jalan Nusyirwan Ismail. "Jika kami bersihkan terus (Jalan Nusyirwan Ismail), nanti mereka menganggap sebagai TPS resmi, padahal hanya merupakan TPS bayangan. Makanya kami biarkan dulu," ungkapnya, Kamis (12/10).
DLH akan berkoordinasi dengan Kecamatan Sungai Kunjang dan Kelurahan Lok Bahu untuk berdiskusi dengan pemilik lahan, sebagai upaya penutupan dan pemagaran lahan tersebut. "Rencananya minggu depan kami akan memulai pemasangan spanduk, dan kami memonitor wilayah tersebut setelah kami berkoordinasi lebih lanjut dengan Kelurahan Lok Bahu dan Kecamatan Sungai Kunjang," ungkapnya.
Pihaknya juga menyampaikan, mengenai adanya TPS bayangan di tempat lain yang digunakan warga, akan turun dan mengatasi masalah tersebut jika mendapatkan laporan dari kelurahan atau kecamatan. Namun, tanpa laporan resmi dari pihak tersebut, mereka tidak dapat mengambil tindakan. (dra/k8)
BUNGA MEILINIA SAFIRA
bungameilinia14@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria