Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Masalah Parkir Pembayaran Upayakan Nontunai

izak-Indra Zakaria • Kamis, 16 November 2023 - 15:48 WIB
UJI COBA: Parkir nontunai diterapkan di enam titik. Salah satunya Jalan Panglima Batur.
UJI COBA: Parkir nontunai diterapkan di enam titik. Salah satunya Jalan Panglima Batur.

SAMARINDA–Sejak hari ini, pembayaran parkir khususnya di beberapa titik kawasan diuji kembali metode pembayaran parkir nontunai. Hal itu disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda setelah melalui berbagai pembahasan beberapa waktu silam.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Didi Zulyani mengatakan, payung hukum untuk menerapkan pembayaran parkir dengan metode tersebut adalah Perwali No 26/2022 tentang Pengelolaan Parkir Non Tunai.

Jalan Panglima Batur menjadi langkah awal percobaan metode tersebut. “Seperti perangkat kerja dan sumber daya manusia (SDM) lagi dipersiapkan, rencananya kalau tidak ada kendala 13 November penerapan di beberapa titik,” jelasnya. Terdapat enam titik rumah toko (ruko) di kawasan tersebut sebelumnya pernah diterapkan pembayaran parkir dengan metode nontunai. Namun, lanjut Didi, pengelolaan parkir nontunai itu dikelola pihak ketiga. “Kalau sekarang langsung Dishub Samarinda. Jadi koordinasi dengan pihak setempat sudah kami lakukan, dan mereka tidak heran karena dulunya pernah diterapkan,” sambungnya.

Alat kerja untuk penjaga parkir yakni mesin electronic data capture (EDC) yang berfungsi sebagai tempat pembayaran.

Menyinggung kartu e-parkir, Dishub menegaskan untuk sementara pembayaran menggunakan uang elektronik atau sejenisnya. “Kartu parkir belum diterapkan, pengunjung bisa membayar menggunakan e-money. Karena untuk percontohan awal dan yang lain menyusul,” tegasnya.

Dari enam titik yang diterapkan, beberapa ruko jam operasional kerjanya hingga tengah malam. Didi menuturkan, penjagaan parkir dilakukan sesuai dengan jam buka dan tutup ruko. “Menyesuaikan, mungkin hanya satu atau dua toko yang buka hingga pukul 22.00 Wita,” tuturnya. “Misalnya begini, ruko tutup pukul 16.00 Wita, penjagaan parkir juga sudah selesai,” jelasnya.

        Setelah penerapan parkir nontunai berjalan efektif, pihaknya meraba-raba beberapa titik selanjutnya. “Rencananya setelah itu berjalan, kami akan menyusuri Jalan KH Khalid, Jalan Hidayatullah sampai ke Jalan Imam Bonjol dan seterusnya,” pungkasnya. (dra/k8)

 

EKO PRALISTIO

pralistioeko@gmail.com

 

Editor : izak-Indra Zakaria