Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pengamat Soroti Waktu Debat

izak-Indra Zakaria • 2023-12-26 10:25:37
Adi Prayitno
Adi Prayitno

JAKARTA - Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno berkomentar terkait debat kedua Pilpres 2024. Menurut dia, waktu 1–4 menit penyampaian gagasan yang diberikan panitia tidak cukup untuk memberikan penilaian.

"Dari ngomong 1–4 menit satu isu itu, lalu kau simpulkan kalau jagoan kau paling hebat dan yang lain buruk?" ujar Adi dalam keterangannya di aplikasi X @Adiprayitno_20 (25/12).

Adi mengatakan, terlalu sempit pikiran seseorang jika terlalu cepat mengambil penilaian final terhadap ketiga cawapres. "Common, terlalu sempitlah," ujarnya.

Jika diminta berbicara 2–3 jam untuk membahas isu spesifik, maka hasil penilaian di antara ketiganya akan berbeda. "Coba tes ngomong 2–3 jam isu spesifik. Preteli satu per satu," tambahnya.

Adi sedikit pesimistis dengan sosok Gibran yang belakangan ini banyak dibesar-besarkan. Tidak mengerti apa arti dari jargon-jargon keren yang dia tuturkan saat berdebat. "Tanya jargon-jargon keren yang diucap. Jangan-jangan gak paham dengan maksud jargon itu," tandasnya.

Karena itu, Adi menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memberikan aturan tegas mengenai hal tersebut. "Pertanyaan singkatan dari paslon mesti dijelaskan kepanjangannya," imbuhnya.

Jika salah satu calon menggunakan istilah bahasa Inggris, harus menjelaskan maksud dari bahasa tersebut. "Kalau nda begitu bisa repot," tandasnya.

Menurutnya, Gus Imin dan Mahfud MD bisa menyerang balik dengan menggunakan dalil fikih yang sukar dimengerti calon lain. "Karena Gus Imin dan Mahfud bisa nyerang pake dalil fikih yang sukar dimengerti calon lain," kuncinya.

Sebelumnya, cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming menanyakan topik ekonomi syariah pada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Gibran mengawali pertanyaannya dengan menyebut Cak Imin pasti tahu menjawab pertanyaannya, mengingat Cak Imin merupakan sosok ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wali Kota Solo itu menanyakan strategi Cak Imin dalam menaikkan posisi Indonesia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE).

“Bagaimana langkah Gus Muhaimin menaikkan peringkat di SGIE?” tanya Gibran di Debat Cawapres yang dihelat Jumat (22/12) lalu di Jakarta Convention Center (JCC).

Menjawab itu, Cak Imin mulanya memastikan apa yang disebut oleh Gibran dengan pertanyaan spekulasi. Setelah mendengar SGIE, ia mengaku tak bisa menjawab pertanyaan itu. “Saya tidak paham. Tidak papa, karena saya tidak pernah mendengar istilah SGIE ini,” tambahnya. (jpg/kri/k16)

 

Editor : izak-Indra Zakaria