Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dinkes Kaltim Gelar OTP Kesehatan

rusli-Admin Sapos • Selasa, 16 April 2019 - 05:03 WIB

PROMOSI kesehatan (promkes) merupakan upaya kesehatan esensial yang wajib diselenggarakan di puskesmas. Peran promkes dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan di puskesmas sangat besar. Karenanya, penyelenggaraan promkes di puskemas hendaknya menjadi bagian integral atau menyatu, dengan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan di puskesmas.

Untuk itu, Dinkes Kaltim menggelar Orientasi Teknis Promosi (OTP) Kesehatan bagi pengelola promkes di Puskesmas se-Kaltim, di Samarinda (10-13/4).

Kepala Dinkes Kaltim Rini Retno Sukesih melalui Kepala Bidang Promkes, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesling Dinkes Kaltim, M Maulana Fahmi, mengatakan promkes di puskesmas mempunyai peranan penting memberdayakan masyarakat agar mampu hidup sehat.

Menurutnya, penyelenggaraan promkes di puskesmas harus dapat dilakukan lebih optimal, terutama dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal Kabupaten/Kota. Promkes hendaknya lebih diarahkan pada upaya menggerakan peran serta masyarakat, dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di wilayah kerja puskesmas.

“Karena itu, dalam meningkatkan cakupan program serta mengatasi masalah kesehatan yang ada di puskesmas, upaya promosi kesehatan mempunyai peranan penting sebagai intervensi perbaikan perilaku dalam rangka meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu tentu dapat berdampak pada peningkatan kinerja puskesmas dan akan bermakna puskesmas telah mendukung kabupaten/kota dalam mencapai Standar Pelayanan Minimal yang juga menjadi tanggung jawabnya," jelasnya.

Ia menyebutkan tujuan dalam OPT ini untuk meningkatkan kapasitas dengan melakukan orientasi kepada seluruh petugas promkes di puskesmas dan di seluruh kabupaten/kota.

"Kegiatan ini pada intinya adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang tugas dan fungsi tenaga promosi kesehatan di puskesmas sesuai dengan kebijakan yang berlaku, sehingga mampu menyelenggarakan pelayanan promosi kesehatan di puskesmas dan meningkatkan kinerja promosi kesehatan di puskesmas," jelasnya.

Ia pun mengharapkan seluruh puskesmas mampu melakukan survei mawas diri, sehingga diketahui apa yang menjadi permasalahan kesehatan minimal di tingkat desa. "Para anggota promkes diharapkan bisa menelaah dan melakukan analisis, kemudian dapat melakukan tindak lanjut terhadap permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerjanya masing-masing," harapnya.

Kegiatan yang diikuti 187 pengelola promkes puskesmas dan 10 pengelola promkes kabupaten/kota turut menghadirkan pemateri dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI, Dinkes Kaltim, Widya Iswara Bapelkes Kaltim. Dengan materi kegiatan meliputi orientasi kader kesehatan, penyuluhan kesehatan secara berkelompok, pemanfaatan dana desa di 2019, monitoring dan evaluasi, Survei Mawas Diri (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMS). (adv/nch/nin)

Editor : rusli-Admin Sapos