SEBANYAK 30 peserta terdiri dari OPD KB, pengelola pelaporan fasilitas kesehatan dan PLKB se Kalimantan Timur mengikuti kegiatan Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Keluarga (Siga), di Samarinda, Senin (22/7). Para peserta tersebut berasal dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Barat, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, Berau, dan Mahakam Ulu.
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli mengatakan data dan informasi keluarga yang dikelola melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) diperlukan dalam rangka pelaksanaan perkembangan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Bahkan, hal tersebut diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga dalam rangka mendukung penyelenggaraan perkembangan KKBPK.
"Untuk sementara ini pelaksanaan Siga berjalan lancar, tetapi akurasi harus terus ditingkatkan. Sehingga antara hasil survei san hasil statistik rutin yang dilakukan melalui Siga itu rentangnya tidak terlalu jauh," katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Kaltim, Harlan Lelana menerangkan kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari hingga Kamis (25/7).
"Para peserta akan mengikuti pelatihan ini dengan beberapa materi diantaranya Kebijakan dan Strategi Siga dalam program KKBPK, sikap positif pengelola Siga, pengelolaan data rutin pelayanan KB dan pengendalian lapangan, pengelolaan data pemutakhiran basis data Keluarga Indonesia, hingga analisis pemanfaatan data dan penyebarluasan informasi Siga," tambahnya. (adv/nch/beb)
Editor : rusli-Admin Sapos