Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Maling Lintas Pulau Ditembak

rusli-Admin Sapos • 2019-07-25 15:47:24

SIMPANG PASIR. Komplotan maling lintas pulau asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), beberapa pekan terakhir mengobok-obok Kota Tepian.

Keberadaan mereka terendus Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, sejumlah Polsek dan Jatanras Polda Kaltim. Sasaran kawanan maling yang juga terkenal sadis karena tak segan melukai korbannya itu adalah toko dan rumah kosong.
Satu dari beberapa orang anggota komplotan itupun terpaksa dilumpuhkan polisi. Timah panas peluru polisi melesat cepat menembus kedua kaki Musnar aliad Utta (28), warga Jalan Veteran Utara, LR 297 RT 3, Maricaya Baru, Kota Makassar, Sulsel.
Polisi terpaksa melumpuhkan Musnar yang tercatat melakukan serangkaian pencurian bersama komplotannya di sejumlah wilayah Polsek di Kota Tepian. Musnar pun sempat melakukan perlawanan menggunakan panah busur ketika hendak ditangkap di kawasan Simpang Pasir, Palaran, Selasa (23/7) pukul 22.00 Wita.
Sejumlah barang bukti rokok elektrik sebanyak 15 buah hasil curian yang dibagi dengan komplotannya yang lain turut disita. Musnar diketahui mencuri puluhan rokok eletrik yang kini masih dicari keberadaanya.
"Dan pelaku (Musnar, Red) juga mencuri laptop," beber Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, melalui Wakasat Reskrim AKP Triyanto.
Pencurian Musnar dan kompotannya diketahui mereka lakukan di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD), Kecamatan Sungai Pinang. Mereka menjarah toko yang menjual rokok elektrik milik Roy Khoirul Umam.
Setelah melakukan pencurian di toko rokok elektrik itu, Musnar melanjutkan aksinya secara berkelompok. Belakangan sejumlah teman Musnar mencuri, memilih kabur atau kembali ke Makassar. Apesnya Musnar memilih bertahan di Samarinda hingga akhirnya ditangkap.
"Dari hasil penyelidikam kami pun mengetahui tempat persembunyiannya dan langsung melakukan penangkapan. Tapi karena saat hendak ditangkap pelaku berusaha melawan, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Pelaku terpaksa dilumpuhkan," pungkasnya.(oke/rin)

Editor : rusli-Admin Sapos