Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lubang Tambang Mau Disulap Jadi Tempat Wisata

izak-Indra Zakaria • Kamis, 1 Agustus 2019 - 10:46 WIB

TIGA lubang bekas tambang di Samarinda jadi pilot project mendorong semangat reklamasi. Projek ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Kaltim Prima Coal (KPC).

Upaya rehabilitasi lubang ini dilakukan dengan pemanfaatan kolam lubang tambang dan pemenuhan kebutuhan lain seperti penambangan ikan dan lainnya.

Tiga lokasi ini berada di Makroman, Palaran dan Bantuas. Ketiga lokasi tersebut adalah bekas lubang tambang ilegal. Sandrayati mengatakan publik akan melihat progres pilot project ini.

"Karena ini baru model. Makanya nanti dilihat berapa anggaran, model seperti apa dan lain-lain. Karena ini masih awal maka kita lihat nanti," ungkap dia.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Wahyu Widhi Heranata mengatakan, pilot project ketiga titik tersebut jika terbukti memberi manfaat maka akan di pergub-kan sehingga semua pemegang IUP di bawah kendali Pemprov Kaltim akan melakukan hal yang sama.

"Karena sifatnya mengikat. Jadi semua IUP harus mematuhi," terangnya.

Didit -sapaan akrabnya mengatakan, reklamasi model baru dengan pemanfaatan kawasan lubang tambang ini telah terlaksana di Kutai Timur hasil bikinan KPC.

Di sana, dalam satu kawasan itu dibuat menjadi kawasan wisata, ada joging track, gowes, tempat pemancingan ikan, pemanfaatan air bersih hingga lain-lain.

Selain itu, mendorong upaya reklamasi juga dilakukan dengan memanfaatkan dana reklamasi yang kini tertimbun di rekening daerah.

Dana tersebut akan diserahkan ke pihak ketiga dalam bentuk proyek kegiatan reklamasi pasca tambang. Sejauh ini skenario tersebut memang belum terlaksana. "Pemerintah ambil alih. Di pakai pihak ketiga untuk reklamasi lubang tambang. Jadi panggil kontraktor untuk reklamasi," pungkasnya. (zak/nha)

Editor : izak-Indra Zakaria