Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia berlandaskan pada nilai luhur Pancasila dan UUD 1945. Hal ini menjadi sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari tugas dan fungsi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Demikian disampaikan Kabid Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Badan Kesbangpol Samarinda, Abdul Sani di sela kegiatan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SMA se-Kota Samarinda, Selasa (3/9) kemarin. Dalam laporannya selaku ketua panitia LKBB, Sani menyebut kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI dan perwujudan nilai luhur Pancasila. Tujuannya adalah menghidupkan kembali karakter bangsa, khususnya pemuda-pemuda Samarinda yang memiliki kemandirian, kedisiplinan sebagai bagian dari revolusi mental.
Membuka secara resmi LKBB yang dihelat di halaman rumah jabatan wali kota Jalan S Parman Samarinda, Kepala Kesbangpol Samarinda, Sucipto Wasis berharap kegiatan ini dapat mengarahkan generasi muda ke arah positif. Apalagi di tengah gempuran peredaran narkoba yang kian marak, para pelajar ini perlu diarahkan dan dibimbing untuk tidak mudah terpengaruh pada hal-hal negatif.
"Karena puncak kenakalan remaja ini biasanya di usia SMP dan SMA. Jadi melalui LKBB ini kami sengaja melatih keterampilan, bukan sekadar fisik tapi juga mental positif serta agamis," ucap Wasis usai seremonial pembukaan LKBB.
LKBB tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar. 12 tim akan berkompetisi menunjukkan ketangkasan dan kekompakkan. Sebagai juri, Kesbangpol melibatkan Polresta Samarinda, Kodim 0901/Samarinda dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Peserta yang terilbat SMKN 15, SMAN 8, SMK TI Labaikka. Kemudian perwakilan MAN 2, SMK Kehutanan, SMAN 5 dan SMAN 16. Termasuk delegasi pelajar SMAN 4, SMKN 14, SMAN 10, SMAN 13 dan MAN 1. (adv/rz/nha)
Editor : rusli-Admin Sapos