DADY MULYA. Bau menyengat keluar dari celah pintu dan jendela kaca di salah satu kamar kos 49, kemarin (2/10) pukul 10.00 Wita. Kos itu terletak di Jalan Wolter Monginsidhi, Kelurahan Dady Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.
Bau tak biasa itu, sontak mengejutkan Yanto (52) selaku pemilik kos. Perasaan takut mengalahkan rasa penasarannya. Dengan berani, Yanto mengintip dari celah jendela kaca yang sedikit terbuka. Rasa penasaran seketika berubah menjadi ketakutan. Bagaimana tidak, dirinya melihat jasad pria sudah membusuk dengan posisi terlentang di atas kasur.
Yanto, sangat mengenal jasad tersebut. Ya, dia adalah Glen Raymond Sinulingga (43). Glen merupakan warga Jalan AM Sangaji Kelurahan Bandara, Sungai Pinang. Sejak empat bulan terakhir, Glen menyewa kamar kos di lantai 2 miliknya Yanto.
"Istri saya pertama yang mencium bau busuk itu. Saat saya telusuri asal bau, rupanya dari kamar Glen," kata Yanto.
Melihat jasad Glen, Yanto selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat. Lalu diteruskan lagi kepada pihak kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu.
Kabar meninggalnya Glen seketika menyebar. Membuat heboh warga sekitar. Polisi yang datang, kemudian mendobrak paksa pintu kamar Glan lantaran terkunci dari dalam. Olah tempat kejadian dilakukan untuk mencari penyebab kematiannya.
Dijelaskan Yanto, selama menyewa, Glen kurang bergaul dengan sesama penghuni kos lainnya. Glen hanya berbicara seperlunya termasuk pada dirinya.
"Ketemu hanya menyapa. Klau berbicara lama, itupun kalau mau bayar kos," ungkap Yanto.
Sepengetahuannya, Glen bekerja sebagai sales tupperware keliling. Sebelum ditemukan meninggal, dirinya sudah tidak melihat Glen lalu lalang di lingkungan permukiman 3 hari terakhir. Namun, karena hal itu biasa saja, dirinya pun tidak ambil pusing.
"Sekitar hari Sabtu (28/9) itu, masih melihat Glen. Dari wajahnya memang sudah terlihat tidak sehat. Tapi ya gitu, orangnya jarang berbicara," ungkap Yanto.
Sementara itu, usai melakukan identifikasi, jasad Glen dievakuasi. Jasad Glen dibungkus dengan terpal. Selanjutnya dimasukkan ke mobil ambulans untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Syahranie.
"Dari dalam kamar kos yang dihuni Glen, kami menemukan dan mengamankan sejumlah obat-obat. Diduga kuat obat itu dikonsumsi Glen. Dugaan sementara, Glen meninggal akibat sakit yang dideritanya," kata Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Indra W Madjid, melalui Kanit Reskrim, Ipda M Ridwan dilokasi kejadian.
Selain menemukan obat, polisi tidak menemukan tanda kekerasan maupun barang berharga milik Glen yang hilang. Hal ini juga diperkuat dengan pintu kamar kos yang terkunci dari dalam.
"Tak ada tanda kekerasan atau tindak kejahatan lainnya. Semua barang pribadi kita temukan. Termasuk motor milik Glen masih terparkir di depan kost," pungkas Ridwan. (kis/nha)
Editor : rusli-Admin Sapos