Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jaang Ingatkan soal Bonus Demografi

rusli-Admin Sapos • Rabu, 4 Desember 2019 - 20:13 WIB


WALI Kota Samarinda Syaharie Jaang membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di GOR Segiri, kemarin (4/12). Dalam sambutannya, Jaang mengatakan bahwa seluruh pihak harus lebih memberikan perhatian kepada generasi muda karena pada 2030 Indonesia mengalami bonus demografi.


“Kita harus lebih perhatian dengan generasi muda, karena pada tahun 2030 kita akan memiliki bonus demografi dengan total 65 persen pemuda,” jelas Jaang.
Jaang juga menyinggung soal terpilihnya Kaltim menjadi ibu kota negara (IKN), yang menurutnya memiliki sejumlah dampak positif. Dari sisi ekonomi, investasi akan meningkat. “IKN tantangan besar di hadapan kita. Untuk itu harus dipersiapkan lewat peran ibu-ibu supaya perhatian dengan anak-anaknya lebih optimal. Harapan saya acara ini tidak hanya seromonial tapi menjadi komitmen penting bagi kita untuk menyiapkan Indonesia maju, berkualitas, berakhlak mulia, produktif sehat jasmani dan rohani,” ungkapnya.


Ketua Panitia Hari Kesatuan Gerak PKK drg Deasy Evriyani mengatakan, peringatan HKG kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini panitia bersinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diisi sejumlah kegiatan seperti jambore PKK, rapat konsultasi PKK, silaturahmi kampung KB, deklarasi pencegahan stunting dan deklarasi literasi masyarakat.


Selain itu pula ada beragam lomba seperti lomba administrasi dasa wisma, lomba busana, PHBS serta lomba posyandu. “Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas seluruh pengurus, untuk meningkatakan kualitas keluarga dan sejahtera,” jelasnya.
Deasy menambahkan, pihaknya juga akan mengaktifkan aplikasi Posyandu Digital Samarinda (Posdira). Dengan aplikasi ini, laporan bulanan tidak lagi menggunakan kertas tetapi cukup dengan aplikasi yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan sektoral universal terpadu (Si Pesut).


“Tujuannya mempermudah pelaporan posyandu, sehingga data yang masuk cepat dianalisis dan dapat digunakan dengan stakeholder terkait, hemat kertas, hemat waktu dan dapat dipantau,” ungkapnya.
PKK Samarinda juga memiliki Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), yakni suatu layanan keluarga terkait konseling untuk anak, remaja orang tua, pola asuh yang tepat sebagai orangtua.


Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda Puji Setyowaty Jaang mengatakan, pentingnya gerakan bersama untuk Samarinda unggul. Dikatakannya, tujuan Gebyar Samarinda Unggul diharapkan menjadi gerakan bersama-sama dengan misi bagaimana semua kader PKK saling bersinergi.


“Serta secara bersama-sama menghidupkan kembali pola-pola yang sehat dengan mengkosumsi makanan sehat dan membiasakan makan bersama anggota keluarga demi mewujudkan rasa cinta, mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera saling menghargai satu-sama lain membangun kebersamaan satu sama lain,” beber Puji.


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda Nurul Mu’minayati mengatakan, pentingnya sinergi antar OPD untuk bersama-sama membina keluarga dengan baik dari bina balita, bina keluarga remaja, juga bina keluarga lansia.
Harapannya masyarakat lebih memahami fungsi keluarga, fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang kepada keluarga. (adv/anto/nin)  












Editor : rusli-Admin Sapos