Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Juara Nasional OlympicAD dan Terima Beasiswa

rusli-Admin Sapos • Jumat, 17 Januari 2020 - 04:45 WIB
Photo
Photo

PONDOK Pesantren Istiqomah Muhammadiyah patut berbangga atas prestasi yang kian ditorehkan para santrinya. Kali ini sejumlah siswa dari SMP Muhammadiyah 5 berhasil meraih juara nasional di Ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional VI di Universitas Muhammadiyah Semarang, Oktober 2019 lalu.

Siswa berprestasi itu adalah Muhammad Afif Fadilah, Muhammad Kahfi dan Muhammad Rifai Dzakhwan yang meraih juara 1 Musabaqoh Fahmil Quran. Serta Abdullah Daffa Alfarabi meraih juara 2 Ismu bahasa Arab. Sebelumnya, sekitar 14 santri mengikuti dauroh tahfiz Alquran 30 juz di Pesantren At Thohiriyah 1 dan 2 di Boyolali, Sukoharjo, Solo pada September hingga November 2019 lalu. Mereka diantaranya Muhammad Afif Fadilah, Muhammad Kahfi dan Muhammad Rifal Al Dzakhwan. Mereka inilah berhasil menghafal 30 juz dalam waktu dua bulan.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 sekaligus Direktur Pontren Istiqomah Muhammadiyah, Jaswadi, mengatakan lomba OlympicAD Nasional VI merupakan ajang kompetisi pengembangan bakat dan minat siswa sekolah ataupun madrasah se-Indonesia, yang diselenggarakan Majelis Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Alhamdulillah ini adalah pertama kalinya SMP Muhammadiyah 5 Samarinda terpadu Pontren Istiqomah Muhammadiyah turut dalam kompetisi tingkat nasional dan berhasil keluar sebagai juara," katanya. Sementara itu, Rabu (15/1) timnya yakni Direktur Pontren Istiqomah Muhammadiyah Jaswadi, Wakil Dirut Pontren Taufiq Rahman, Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 5 Agus Totok Suryanto, Pengurus Lazismu Agus Sohir beserta 14 santrinya melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Ruang Rapat Wagub.

Hadi mengapresiasi prestasi yang telah dicapai pontren yang mampu menghafal Alquran hingga 30 juz selama dua bulan. Ia pun akan memberikan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) tahun depan atau 2021 hingga selesai sekolah kepada tiga santri penghafal 30 juz tersebut.
"Atas nama pemerintah provinsi saya sangat mengapresiasi apa yang telah dicapai para santri di Pontren Istiqomah Muhammadiyah. Ini prestasi yang luar biasa," ungkapnya.

Dari keberhasilan santri tersebut, wajar diberikan apresiasi. Karena itu, Gubernur dan Wagub berjanji akan memberikan beasiswa bagi siapa saja yang mampu menghafal 30 juz Alquran. "Saya berharap seluruh anak Kaltim berusaha meningkatkan prestasinya. Apalagi ke depan kita harus menghadapi perkembangan ibu kota negara (IKN)," lanjutnya. "Kita perlu SDM unggul. Salah satunya adalah penghafal Alquran. Karena hal ini bukan persoalan yang sederhana. Artinya, menghafal Alquran merupakan kecerdasan yang luar biasa dan rahmat dari Allah SWT," pungkasnya. (adv/nch/nin)

Editor : rusli-Admin Sapos