Menjelang tutup tahun, sejumlah proyek milik pemerintah yang dikerjakan pemenang tender, terus dikebut penyelesaiannya agar bisa rampung sesuai kontrak yang sudah disepakati.
TANJUNG REDEB - Menanggapi banyaknya proyek yang saat ini sedang berlangsung, Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said mengatakan, sudah meminta instansi terkait agar terus mengawasi dan memastikan semua proyek bisa selesai sesuai target.
"Kerena ini sepenuhnya tanggung jawab ada di Dinas PUPR, maka kewajiban mereka harus menyelesaikan semua permasalahan yang ada berkaitan dengan proyek tersebut," ujarnya.
Said menambahkan, bahwa tidak ada kebijakan atau toleransi apapun terkait dengan masa pengerjaan proyek tersebut. Jadi dia berharap, tidak ada toleransi bagi kontraktor yang molor dalam pengerjaan proyek tersebut. "Saya meminta tidak membayarkan sepenuhnya jika ada proyek yang tidak selesai sesuai target," bebernya.
"Jika memang ada, saya meminta pihak PUPR untuk membayar sesuai progres pengerjaan saja, tidak dibayar sepenuhnya. Jangan sampai membuat kebijakan tambahan waktu juga," tambahnya.
Karena, jika pengerjaan belum selesai dan pihak PUPR membayar sesuai kontrak, maka ke depannya dikhawatirkan menimbulkan tindak pidana. "Perlu diketahui, pengerjaan bukan hanya cepat, namun kualitas proyek tersebut harus diperhatikan, jangan asal jadi sehingga kualitasnya tidak standar," terangnya.
"Kalau memang ada proyek yang molor, DPUPR harus menegur kalau perlu memberikan sanksi kepada kontraktor tersebut," katanya. "Artinya, saya mendukung jika ada kontraktor yang molor dalam pengerjaan proyek tersebut untuk dikenakan sanksi tertentu, dan jangan mengambil kebijakan yang melanggar hukum," tutupnya. (adm/ind/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria