Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ditinggal Salat, Mobil Dibobol Garong

izak-Indra Zakaria • Senin, 8 Januari 2024 - 17:21 WIB
RAIB. Polisi tengah memeriksa mobil pickup yang dibobol garong saat diparkir di depan Masjid Agung, Jalan Pelita, Sungai Pinang. (kis)
RAIB. Polisi tengah memeriksa mobil pickup yang dibobol garong saat diparkir di depan Masjid Agung, Jalan Pelita, Sungai Pinang. (kis)

 

SUNGAI PINANG. Salat di masjid, kaca mobil dipecah. Tas berisi uang dan ponsel di dalam mobil ikut raib. Kejadian Ini baru diketahui pemilik mobil usai salat dan ingin melanjutkan perjalanan. Pencurian itu terjadi, Minggu (7/1) sore. Bermula saat Indra (41), warga Sungai Kapih, Sambutan, hendak liburan bersama istri dan dua anaknya ke tempat wisata di kawasan Mugirejo, Sungai Pinang. Satu keluarga itu menggunakan mobil pickup.

"Rencana mau membawa anak dan istri liburan di kolam renang," kata Indra. Lantaran sudah memasuki waktu Salat Ashar, Indra kemudian singgah di Masjid Agung Pelita, Jalan Pelita, Sungai Pinang sekitar pukul 15.30 Wita. Mobil ia parkir di depan masjid dengan pintu terkunci. Selanjutnya Indra dan keluarga melaksanakan salat.

Alangkah terkejutnya Indra dan istrinya, saat mendekati mobil menemukan kaca sebelah kanan pecah berantakan. Lebih terkejutnya lagi, saat diperiksa ternyata tas berisi uang dan ponsel milik istrinya telah raib. Barang tersebut ditaruh di kursi kabin.

Indra dan istrinya sempat panik. Mereka bertanya pada warga dan jamaah yang sama-sama selesai melaksanakan salat. Namun tak satupun yang mengetahui siapa yang telah merusak dan mencuri uang dan ponsel miliknya.

Upaya untuk mengetahui melalui rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di depan masjid gagal. Lantaran kamera pengawas itu tidak disertai dengan hardisk. "Saya tidak tahu siapa yang merusak dan mengambil. Karena saat jalan dan parkir niatnya hanya ingin salat. Tidak ada perasaan diikuti orang juga," ungkap Indra.

Petugas dari Polsekta Sungai Pinang yang menerima informasi langsung menuju lokasi pencurian. Petugas menggali informasi di sekitar tempat kejadian. Namun sejauh ini belum menemukan titik terang.

Kapolsekta Sungai Pinang, AKP Rachmad Aribowo melalui Kanit Reskrim Bambang Suheri meminta kepada suami istri itu untuk membuat lapor resmi berkaitan pencurian yang merugikan tersebut. Sembari menunggu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan berkaitan kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil tersebut.

"Tetap menjadi atensi. Dan petugas kami tengah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," tandas Bambang. (kis/rin)

Editor : izak-Indra Zakaria