Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rakyat Berhak Tahu Anggaran Pertahanan

izak-Indra Zakaria • 2024-01-11 16:04:53
Jusuf Kalla
Jusuf Kalla

 

JAKARTA–Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) turut merespons soal kerahasiaan data Kementerian Pertahanan Indonesia yang sempat disinggung dalam debat pilpres ketiga pada Minggu (7/1) lalu. Menurutnya, tak ada yang perlu dirahasiakan dalam pertahanan Indonesia.

“Rahasia apa sih pertahanan kita? Bagian apa yang perlu dirahasiakan kalau hanya alutsista?" kata JK kepada wartawan di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

Ia menegaskan sesuatu yang menjadi rahasia, jika menyangkut harga-harga yang tidak wajar. Bila masalah alutsista, semua orang tahu bahwa Indonesia memiliki sejumlah pesawat Sukoi dan yang lainnya.

"Tidak ada itu ya. Di dunia ini apa yang rahasia. Kita kan tidak punya nuklir yang harus dirahasiakan di mana tempatnya. Terkecuali ada senjata-senjata rahasia yang hebat. Bisanya itu dirahasiakan," imbuh JK.

Karena itu, ia menegaskan bahwa tak ada yang perlu disembunyikan dari soal pertahanan negara. Apalagi jika berkaitan dengan anggaran pembelian alat-alat pertahanan. "Rakyat harus tahu berapa negara beli ini, berapa pajak mereka yang diberikan dikemanakan, rakyat mesti tahu," tandas JK.

Sebelumnya, saat debat ketiga Pilpres 2024 berlangsung, Prabowo menyebut data-data yang disampaikan Anies keliru. Dia mengatakan siap untuk diskusi lebih lanjut soal data-data yang ditudingkan tersebut. "Jadi, semua data yang Saudara ungkapkan itu keliru semua. Jadi saya bersedia, kita duduk, kita buka-bukaan. Mau bicara food estate, mau bicara PT Teknologi Militer Indonesia, kita buka," tandas Prabowo.

Sebagaimana diketahui, debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1) malam, menampilkan tiga masing-masing capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. (jpg/kri/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria