Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jalan ke Beloan Masih Tenggelam

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 13 Januari 2024 - 17:51 WIB
Photo
Photo

SENDAWAR - Meski sudah dilakukan peningkatan jalan akses di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar), ternyata masih sebagian besar terendam banjir. Sementara banjir di kampung penghasil ikan terbesar di Tanaa Purai Ngeriman ini sudah berlangsung Oktober 2023 hingga berita ini ditulis.

“Pak Petinggi (kepala Kampung Muara Beloan) ingin peningkatan jalan akses sepanjang 9 kilometer di Muara Beloan ditingkatkan lagi. Karena jika banjir, masih terendam,” kata Jarhani, tokoh masyarakat Muara Beloan, Kamis (11/1).

Yang terparah terendam banjir di Kilometer 2 sampai 5. Kemudian, di ruas jalan Kilometer 7 sampai 9. Ketinggian air antara 50 cm sampai 1 meter. Agar terhindar banjir, kata dia, badan jalan tersebut harus diuruk lagi hingga 1,5 meter. Jadi, badan jalan tidak terendam lagi.

Sementara itu, Kepala Kampung Muara Beloan Rudy Suhartono mengatakan, keluhan warga atas peningkatan jalan Muara Beloan oleh Pemkab Kubar memang masih rendah dan terendam banjir. “Memang ada beberapa titik badan jalan yang terendam banjir,” kata Rudy.

Menyikapi hal ini, pihaknya sudah melapor kepada kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kubar. Padahal, Pemkab Kubar sejak 2021–2023 sudah mengucurkan dana belasan miliar.

Sarannya, membuatkan laporan titik mana saja yang masih terendam banjir. “Memang ada pernyataan dari pihak DPUPR Kubar akan ada biaya peningkatan jalan lagi pada tahun anggaran 2024 ini,” terangnya.

Hal ini dibenarkan anggota DPRD Kubar Yono Rustanto Gamas. Anggota DPRD dari Partai Hanura Kubar tersebut menyebutkan, pembiayaan peningkatan jalan akses ke Muara Beloan ditingkatkan lagi pada tahun anggaran 2024.

Seyogianya sekitar Rp 5 miliar, namun telah ditambah menjadi 5 miliar, sehingga totalnya Rp 10 miliar. Dana ini gabungan dari Pemkab Kubar dan dana pokok pikiran (pokir) dari Yono Rustanto Gamas.

“Saya sudah bertemu Pak Bupati Kubar FX Yapan. Disarankan Pak Bupati agar dana pokir khusus dari saya (Yono Rustanto Gamas) untuk difokuskan peningkatan jalan di Muara Beloan,” kata Tanto, panggilan akrab Yono Rustanto Gamas.

Alasan bupati lebih memerhatikan Muara Beloan, lanjut dia, karena sebagai kampung ikan. Di samping itu, Muara Beloan telah dikembangkan menjadi kampung wisata. Sebab, akses jalan sangat penting agar hasil tangkapan ikan bisa dijual lebih menguntungkan ke pasar di ibu kota kabupaten.

Selain itu, para pengunjung mudah berwisata ke Muara Beloan. “Intinya, akses jalan memang harus diutamakan dibangun. Setelah peningkatan jalan aman dari banjir akan dilanjutkan dengan semenisasi,” pungkasnya. (luk/kri/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria