Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Kukar Temui Korban Kebakaran Loa Ipuh, Kembali Imbau Masyarakat Tingkatkak Kewaspadaan

Elmo Satria Nugraha • Rabu, 10 Juli 2024 - 22:28 WIB

ADV Prokom Kukar (3

Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Gunung Belah, RT 44 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Gunung Belah, RT 44 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

 

TENGGARONG – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong pada Selasa (9/7) kemarin. Sebanyak tiga rumah ludes terbakar dari bencana yang terjadi sekitar pukul 05.20 WITA ini, sedangkan satu rumah terdampak. Adapun jiwa yang terdampak adalah 12 orang dengan enam Kartu Keluarga (KK). Satu hari pasca kejadian Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah pergi menyambangi lokasi kejadian di Jalan Gunung Belah, RT 44 Kelurahan Loa Ipuh.

Kedatangan Edi Damansyah pada Rabu (10/7) ini juga bertujuan untuk menyerahkan beberapa bantuan kebutuhan pokok seperti sembako dan perabotan. Edi menyebut bantuan sosial (Bansos) yang disiapkan Dinsos Kukar ini bertujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak. Lantaran, kejadian ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di Loa Ipuh dalam kurun waktu yang tidak jauh.

Karena penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Pada kesempatan ini Edi turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan mereka. Dengan memastikan terlebih dahulu kondisi rumah ketika ingin bepergian. Karena, bencana ini bukanlah kehendak siapapun. Namun masih dapat dilakukan upaya pencegahan.

“Ini merupakan langkah-langkah dan upaya kita. Ikhtiar kita dalam meningkatkan kewaspadaan serta menjaga agar tidak terjadi lagi musibah-musibah yang tidak kita kehendaki seperti ini. Semoga musibah kebakaran ini yang terakhir, dan tidak ada lagi,” ujar Edi.

Edi turut mengapresiasi kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) dan gabungan relawan karena sudah cukup aktif. Tinggal memperkuat ketersediaan sarana dan prasarana yang harus selalu siap siaga. Ia juga ingatkan RT melalui program Rp 50 Juta Per RT bahwa pemenuhan sarana prasarana damkar bias direalisasikan melalui program itu. Namun ia juga meminta kerjasama warga dalam hal kebakaran ini.

“Kita harus sama-sama tingkatan kewaspadaan dan menjaga keamanan terhadap lingkungan sekitar kita. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan warga yang tertimpa musibah agar tetap diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tutup Edi. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria