Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Program Makan Bergizi Gratis di Balikpapan: Menuju Generasi Sehat dengan Pendekatan Bertahap

Wawan • Rabu, 19 Februari 2025 - 00:25 WIB
Photo
Photo

BALIKPAPAN- Kota Balikpapan resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan mulai Januari ini. Program yang didanai oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah serta memastikan mereka mendapatkan asupan makanan sehat setiap hari.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, mengungkapkan bahwa program ini menyasar anak-anak mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. "Makan Bergizi Gratis ini masih menggunakan dana dari BGN, dengan kisaran harga Rp8.000 hingga Rp10.000 untuk satu porsi makanan bergizi," ujar Muhaimin.

Untuk kategori PAUD hingga kelas tiga Sekolah Dasar (SD), harga satu porsi makanan ditetapkan sebesar Rp8.000, sementara kelas empat SD hingga SMA sederajat mendapatkan makanan senilai Rp10.000 per porsi. Makanan yang disajikan harus memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan dan dipastikan berasal dari tempat pengolahan makanan yang bersih dan layak.

Menariknya, penyedia makanan dalam program ini bukan hanya dari pihak swasta biasa, melainkan dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjamin kualitas makanan serta distribusi yang efektif di seluruh wilayah kota.

Guna memastikan program berjalan optimal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan diminta untuk aktif melakukan sosialisasi dan pendataan peserta didik. Salah satu aspek yang menjadi perhatian khusus adalah pendataan anak-anak yang memiliki alergi makanan tertentu.

"Harus ada data peserta didik yang mungkin punya alergi makanan tertentu, seperti ayam atau telur dan sebagainya. Jadi, saat dikirim makanan sesuai kondisi peserta didik," kata Muhaimin. Dengan sistem ini, diharapkan tidak ada kasus alergi yang dapat mengganggu kesehatan peserta didik akibat konsumsi makanan yang tidak sesuai.

Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap di beberapa kecamatan, dimulai dari Balikpapan Selatan, kemudian berlanjut ke Balikpapan Utara, Balikpapan Timur, dan Kecamatan Balikpapan Kota.

Tak hanya itu, sistem distribusi makanan juga dibagi dalam tiga tahap waktu, yaitu pukul 07.45 WITA, 10.00 WITA, dan 13.00 WITA. Langkah ini bertujuan agar makanan yang dikirim tetap segar dan layak konsumsi saat diterima oleh peserta didik.

Dengan pendekatan bertahap, sistematis, dan mempertimbangkan aspek kesehatan peserta didik, Program Makan Bergizi Gratis di Balikpapan diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah serta mendukung generasi masa depan yang lebih sehat dan cerdas.

Editor : Wawan
#Pemkot Balikpapan 2025 #pemkot balikpapan