Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pengerukan Bendali DAS Ampal Mulai Kurangi Titik Banjir

Wawan • Rabu, 28 Mei 2025 - 00:25 WIB

Photo
Photo

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan keseriusan dalam mengatasi persoalan banjir. Salah satu progres signifikan datang dari pengerjaan bendungan pengendali (bendali) di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal, yang menurut Wali Kota telah mulai memberikan dampak nyata di lapangan.

Saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, Wali Kota Balikpapan menyampaikan bahwa pengerukan bendali di kawasan tersebut telah mengurangi genangan di beberapa titik rawan banjir, khususnya di RT 1 dan RT 2 Kelurahan Burung, Kecamatan Samarinda Baru.

“Alhamdulillah, sejak ada pengerukan bendali di DAS Ampal ini, genangan di beberapa wilayah yang biasanya langsung tergenang saat hujan deras, kini sudah mulai berkurang. Ini progres yang patut kita syukuri,” ujar Wali Kota, Senin (27/5).

Meskipun progres pengerjaan baru berada di kisaran 14 hingga 15 persen, Wali Kota menilai manfaatnya sudah mulai terasa oleh masyarakat. Ia optimistis bahwa jika proyek rampung dan sistem pengendalian air berjalan maksimal, risiko banjir di kawasan sekitarnya dapat ditekan secara signifikan.

“Insya Allah, jika pekerjaan ini tuntas dan sistemnya berfungsi penuh, kita bisa mengurangi potensi banjir di Kota Balikpapan secara menyeluruh,” tambahnya.

Lebih dari sekadar solusi teknis pengendali banjir, proyek bendali DAS Ampal ini juga dirancang untuk memiliki fungsi ganda sebagai ruang terbuka hijau dan destinasi ekowisata perkotaan.

“Nantinya area ini tidak hanya menampung air, tapi juga dilengkapi fasilitas seperti jogging track. Konsepnya mirip seperti di Telaga Sari, Gunung Pasir, dan Wonorejo. Jadi bisa menjadi tempat warga berolahraga dan berekreasi,” jelasnya.

Dalam proses pembebasan lahan, Wali Kota memastikan bahwa Pemerintah Kota telah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi dan keuangan. Meskipun terdapat beberapa kendala terkait klaim ahli waris, Pemkot telah menempuh jalur hukum dengan menitipkan dana pembebasan melalui pengadilan (konsinyasi).

“Kami sudah melakukan pembayaran, dan dana sudah dititipkan ke pengadilan. Selanjutnya tinggal penyelesaian antara pihak ahli waris dan pengadilan. Dari sisi pemerintah, tanggung jawab kami sudah selesai,” tegasnya.

Wali Kota pun menutup peninjauannya dengan ajakan kepada seluruh warga untuk mendukung proyek-proyek pengendalian banjir yang sedang dijalankan, termasuk pengerukan bendali DAS Ampal ini.

“Ini bagian dari ikhtiar bersama. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Balikpapan semakin aman dan nyaman dari ancaman banjir,” pungkasnya.

Editor : Wawan
#ADV Pemkot Balikpapan #pemkot balikpapan