Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

anggri-Radar Tarakan • 2019-01-16 12:01:28

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Dengan membutuhkan lahan seluas 7 hektare (ha). Di area lokasi pembangunan PLBN terdapat bangunan warga yang akan dipindahkan.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie mengatakan, selama berada dua hari di Sebatik, telah dilakukan beberapa titik peninjauan, termasuk letak titik pembangunan PLBN di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. “Ke Sebatik dalam rangka kunjungan kerja, sekaligus meninjau lokasi pembangunan PLBN,” kata Irianto Lambrie.

Dia menjelaskan, dalam upaya pembangunan PLBN, masuk dalam tahap penyusunan detail engineering design (DED). Sebelum dilakukan pembangunan, terlebih dahulu dilakukan pembebasan lahan sekitar 7 hektare. Dari lahan tersebut terdapat rumah warga. Sesuai dengan laporan, bahwa akan ada 30 unit bangunan yang akan terkena dampak dari pembebasan lahan PLBN. Namun, dalam upaya pembebasan lahan, ia menyarankan agar dilakukan pendekatan persuasif kepada warga. “Untuk memenuhi target pembebasan lahan, harus ada pendekatan yang dilakukan kepada warga yang ada di sekitar lahan tersebut,” ujarnya.

Untuk warga yang terkena dampak pembebasan lahan, agar direlokasi dan mendapatkan bangunan pengganti, sebagai tempat tinggal yang layak untuk ditempati. Selain itu, ganti rugi lahan. Karena sebagian besar adalah lahan pertambakan. “Pembebasan lahan akan dilakukan oleh pemerintah daerah, saat ini sedang tahap inventarisir,” tuturnya.

Sementara, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura yang mendampingi kunjungan kerja Gubernur Kaltara di Sebatik mengatakan, telah dilakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan PLBN yang berada di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. “Setelah selesai penyusunan DED, maka akan segera dilakukan pembangunan tahap awal,” kata Hj. Asmin Laura.

Dengan adanya PLBN, tentu yang diharapkan adalah masyarakat Sebatik dapat keluar masuk ke Tawau, Malaysia melalui pintu resmi. Serta memudahkan masyarakat jika ingin ke luar negeri dengan membutuhkan waktu yang singkat. “PLBN ini tentu sangat bermanfaat untuk masyarakat di perbatasan, karena akan berdampak luas terhadap berbagai sektor nantinya,” ujarnya. (nal/fly)

Editor : anggri-Radar Tarakan
#plbn