Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Wilayah Pesisir Membara, Rumah Ludes

anggri-Radar Tarakan • 2019-02-09 11:42:41

NUNUKAN – Kebakaran kembali terjadi sekira pukul 22.30 Wita, Kamis (7/2) malam kemarin. Kebakaran yang terjadi di Jalan Pangkalan Posal, Orde Baru, Nunukan Timur, yang daerahnya di atas laut dan notabene rumah kayu nyaris meludeskan seluruh rumah di daerah pesisir.

Api cepat dipadamkan oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan serta warga sekitar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian yang dialami korban yang rumahnya kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sekretaris Disdamkar Nunukan. M. Firnanda mengatakan, personel Disdamkar yang sedang piket di pos terdekat lokasi kebakaran cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum akhirnya api dipadamkan. Firnanda mengaku, akses lokasi kebakaran sulit terjangkau apalagi lokasi tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.

“Ya, lokasi kebakaran merupakan pemikiman padat penduduk dan berada di atas laut. Kami sedikit kesulitan karena tidak ada akses jalan untuk mobil masuk ke lokasi. Tapi dengan sigapnya personel yang gerak cepat, alhamdulillah api masih bisa dijinakkan cengan cepat,” ungkap Firnanda.

Rumah yang terbakar merupakan rumah milik H. Orde Baru Hakim (44). Saat kebakaran, memang tidak ada penghuni di dalam rumah. Namun, di dalam rumah ada sejumlah perlengkapan dekorasi pernikahan serta perlengkapan rumah. Diperkirakan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran mencapai Rp 10 juta.

Sementara kronologis kejadian, api awalnya diketahui berasal dari belakang rumah korban. Api awalnya dilihat oleh warga sekitar. Melihat api, warga langsung memberitahukan pemilik rumah atau korban selanjutnya langsung dilakukan percobaan memadamkan api oleh masyarakat dengan alat seadanya. Tidak lama kemudian, personel Disdamkar pun sampai di lokasi dan api pun mulai bisa dijinakkan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sumber api bukan merupakan jalur aliran listrik di rumah korban. Diduga api berasal dari belakang rumah sebelah kanan rumah korban. Meski begitu, pihak Disdamkar dan juga pihak kepolisian belum bisa memastikan dugaan kebakaran.

“Untuk dugaan kebakaran memang belum bisa dipastikan. Yang penting api bisa padam dan tidak merembet apalagi lokasi kebakaran daerah rawan karena rumah berdempetan dan dari kayu semua. Bersyukurlah sudah bisa padam,” beber Firnanda. (raw/zia)

Editor : anggri-Radar Tarakan