Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jalan Terbelah, Pengendara Resah

anggri-Radar Tarakan • Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:12 WIB

TARAKAN - Terlihat ada jalan nyaris terbelah 2 di Jalan Karungan RT 1 Kelurahan Mamburungan timur. Karena kondisi berada di lereng gunung, membuat warga dan pengendara yang melintas merasa cukup khawatir jalan tersebut dapat longsor kapan saja.

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 1 Suardi menerangkan saat ini warga merasa sangat khawatir terhadap keamanan saat melintasi jalan tersebut. Hal itu dilarenakan jalan tersebut menjadi akses utama warga Mamburungan Timur untuk menjangkau kelurahan lainnya. Selain itu, jalan tersebut digunakan sebagai jalur mengangkut hasil perkebunan masyarakat yang akan dijual ke pasar.

"Semakin lama jalur sebelah kiri semakin turun, kami khawatirkan sewaktu-sewaktu jalan itu roboh. Kalau dilewati kendaraan muatan berat. Sementara jalan ini kan tempat lewatnya jalur mobil mengangkut sayur hasil kebun," ungkapnya.

Ia menerangkan rusaknya jalan terjadi sejak 1 tahun yang lalu akibat bencana alam. Sehingga jalan tersebut kembali diperbaiki. Meski demikian, warga setempat belum merasa puas atas perbaikan tersebut, pasalnya warga menilai pengerjaan jalan tersebut dilakukan secara asal-asalan. Sehingga, tidak membutuhkan waktu yang lama jalan tersebut nyaris terbelah.

"Sebenarnya jalan itu terkena longsor tapi setelah diperbaiki saya pikir pengerjaannya tidak dilakukan secara serius. Kenapa begitu, karena kemarin jalan itu tidak disiring sampai bawah, jadi baru setahun jalan itu diperbaiki sebelahnya teturun lagi," tuturnya.

Ia menerangkan, beberapa waktu lalu ia pernah melaporkan kerusakan tersebut kepada instansi terkait, namun karena terbatasnya anggaran pihak terkait belum dapat memberikan penanganan kembali.

"Saya pernah lapor ke DPUTR  karena terbelahnya jalan ini, tapi bilang petugasnya sudah tidak ada anggaran lagi. Yah mau bilang apa lagi kalau alasannya tidak ada anggaran," tuturnya.

Ia menceritakan, di kawasan tersebut pernah terjadi kecelakaan dikarenakan rusaknya jalan tersebut. Sehingga menurutnya jika rusaknya jalan tersebut tidak dilakukan penangganan pihaknya mengkhawatirkan dapat terjadi lebih kecelakaan banyak kecelakaan.

"Di situ dulu sudah pernah terjadi kecelakaan karena rusaknya jalanan itu, karena 2 kendaraan berlawanan waktu itu sama ngambil jalur kanan, karena yang kiri kan teturun jadi tabrakan," ujarnya.

Ia berharap semoga jalan tersebut secepatnya mendapat penangganan agar masyarakat merasa nyaman saat melintasi jalab tersebut. (*/zac/udn)

Editor : anggri-Radar Tarakan