TARAKAN – Jika sebagian warga menyoroti kerusakan fasilitas umum di daerahnya, berbeda pula dengan warga RT 47, Karang Anyar tepatnya di Perumnas. Tak semata-mata hanya menunggu perbaikan dari pemerintah, tetapi warga setempat membenahi fasilitas umum dengan gotong royong.
Ketua RT 47, Kelurahan Karang Anyar, Syahril mengatakan pembangunan di lingkungan RT 47 ini lebih dominan dari hasil swadaya. Tidak hanya infrastruktur jalan, juga termasuk pos keamanan lingkungan (poskamling).
Beberapa tahun lalu, Jalan Wijaya Kusuma II, tepatnya jalan menuju daerah belakang Masjid Miftahul Jannah dibenahi warga setempat secara berswadaya. Dari urunan warga, konstruksi jalan yang mulai berlubang ini dibenahi secara gotong royong.
Tidak hanya jalan yang sudah diaspal dari proyek lapangan (PL) sebelumnya. Juga titik-titik yang belum disentuh aspal, disemenisasi oleh warga setempat.
“Kita lebih dominan swadaya, mungkin 75 persen. Jalan menuju masjid, dulu sudah diaspal dari PL. Tapi karena sudah rusak, jadi kita swadaya. Sebagian juga kita aspal, lupa juga panjangnya berapa karena sudah lama,” terangnya kepada Radar Tarakan.
Sekitar 100 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di lingkungan RT 47 ini. Syahril mengaku, dari segi kegiatan sosial warganya patut diberi acungan jempol. Tingkat kesadaran atau inisiatif warganya dalam gotong royong membenahi fasilitas umum cukup tinggi.
Dalam waktu dekat ini pun, warga mengusulkan swadaya di titik-titik jalan yang mulai rusak.
“Ini saja warga tawarin mau swadaya sebelum puasa. Kalau yang sifatnya sosial, gotong royong dari warga memang tinggi. Kita kumpul iuran, nanti dilihat apa saja yang diperlukan jadi kita koordinasi,” jelasnya.
Apalagi ia menyadari usulan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) ini tak serta merta direalisasikan.
“Memang seharusnya kita mengajukan, tapi kalau musrenbang itu ada skala prioritasnya. Dalam artian, kalau di sini tidak emergency, mungkin di RT lain yang membutuhkan,” katanya.
Tak hanya menunggu bantuan dari pemerintah, ia pun mengajak warga turut berpartisipasi dalam membenahi lingkungan demi kenyamanan bersama. (*/one/udn)
Editor : anggri-Radar Tarakan