SEMENTARA di Nunukan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan mulai mendistribusikan logistik pemilu ke daerah yang sulit dijangkau.
Seperti Kecamatan Lumbis, Lumbis Ogong dan Kecamatan Krayan. Bawaslu Nunukan siap melakukan pengawasan logistik pemilu, mulai dari kotak suara hingga kertas suara.
Koordinator Hukum, Penindakan Penanganan Pelanggaran, dan Proses Sengketa Pemilu Bawaslu Nunukan, Rahman mengatakan, untuk meminimalisir pelanggaran serta kecurangan. Maka perlu pengawasan ketat mulai dari proses pendistribusian surat suara ke seluruh wilayah di Kabupaten Nunukan.
“Kotak suara dan surat suara harus utuh sampai ke TPS, begitu pula nanti kembalinya harus sesuai dengan jumlahnnya,” kata Rahman.
Sebelumnya Bawaslu Nunukan telah melakukan peninjauan kegiatan pembekalan untuk para Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) agar dapat mengamankan surat suara, dan tidak terjadi kecurangan saat pencoblosan.
Menurutnya, memasuki masa tenang hingga hari pencoblosan potensi pelanggaran sangat besar. Untuk itu, Bawaslu Nunukan harus kerja keras melakukan pengawasan. Karena tiap tindakan yang ingin dilakukan oleh para calon, harus mendapatkan pengawasan.
Sementara, Ketua KPU Nunukan, Rahman mengatakan, pendistribusian logistik telah dimulai sejak Selasa, (29/4). Ia dapat memastikan kotak suara dan kertas suara dapat tiba sebelum masa pencoblosan pada 17 April mendatang.
“Telah disuplai kertas suara dan kotak suara untuk wilayah yang jauh, seperti di Kecamatan Krayan dan Lumbis Ogong,” kata Rahman
Menurutnya, kertas suara dan kotak suara harus dibawa lebih cepat ke daerah terpencil. Karena mempertimbangkan jarak dan letak geografis daerah. Di Kabupaten Nunukan sangat sulit, beberapa wilayah sangat berjauhan. Sedangkan untuk pengamanan, ia dapat memastikan kertas suara dan kotak suara tiba di lokasi tujuan, sesuai dengan jumlah yang telah dihitung. Karena telah disiapkan pengamanan dari pihak kepolisian, ditambah dengan pihak Bawaslu Nunukan.
“Pengamanan sudah siap, mulai dari surat suara dibawa ke TPS dan begitu pula kembali dari TPS harus aman,” ujarnya. (nal/ana)
Editor : anggri-Radar Tarakan