TARAKAN – Masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah dan haji, diimbau untuk melakukan klarifikasi ke Kementerian Agama (Kemenag) yang ada di masing-masing daerah, Bila menemukan informasi terkait umrah dan haji yang belum bisa dipastikan kebenarannya alias hoaks.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Kaltara, Drs. H. Saifi M.Pd dikarenakan dirinya mendapatkan informasi terkait pelaksanaan umrah dan haji yang didapatkan dari calon jemaah umrah dan haji yang ternyata setelah dicek tidak benar alias hoaks.
“Memang banyak informasi yang beredar terkait pelaksanaan umrah dan haji, ternyata setelah dicek tidak benar alias hoaks, hal ini sudah kita sampaikan ke masyarakat untuk tidak langsung percaya,” tuturnya.
Ada beberapa informasi yang dirinya dapatkan dari masyarakat, mulai sudah dibukanya pelaksanaan umrah dan haji oleh Pemerintah Arab Saudi, soal vaksin yang sudah diperbolehkan untuk umrah dan haji dan informasi lainnya yang perlu diklarifikasi lagi. (jnr/eza)
Editor : anggri-Radar Tarakan