Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BI Mulai Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

anggri-Radar Tarakan • 2021-11-06 09:31:32
DITERAPKAN: Salah satu pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN
DITERAPKAN: Salah satu pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Sebagai salah satu tempat pelayanan publik, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Utara (Kaltara) sudah mulai memberlakukan kepada pegawai dan pengunjung yang akan masuk area kantor wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu dilakukan guna mendukung pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 dan menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity secepat mungkin.

Kepala KPw BI Kaltara, Tedy Arief Budiman mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi merupakan tahap awal mengidentifikasi bagi para pegawai dan pengunjung tidak terkonfirmasi Covid-19 dan sudah mendapatkan vaksin. “Kami di Bank Indonesia, ada pekerjaan yang sifatnya kritikal. Contohnya di pengelolaan uang rupiah, mereka harus terlindungi,” katanya, Jumat (5/11).

Dilanjutkan Tedy, apabila ada pegawai di bagian pengelolaan uang rupiah terkonfirmasi Covid-19 akibat terpapar dari lingkungan kantor, maka dikhawatirkan akan mengganggu sistem perekonomian di Kaltara. Pihaknya memastikan tidak hanya kepada pengunjung yang harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke perkantoran BI Kaltara, namun juga diwajibkan bagi semua pegawai.

“Jadi pagi-pagi itu para pegawai harus scan dulu, untuk melihat apakah tidak memiliki potensi yang membahayakan,” imbuhnya. 

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah dimulai oleh Bank Indonesia kantor pusat. Untuk penggunaannya, pihaknya mendaftarkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Penggunaan pun sudah dimulai pada awal Oktober lalu. Dibeberkan Tedy, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di BI pusat sudah digunakan di beberapa fasilitas, di antaranya kantin dan masjid.

“Jadi fasilitas umum yang punya potensi mengumpulkan massa wajib menggunakan aplikasi ini. Jadi ini tujuannya untuk memberikan rasa nyaman bagi pengunjung di suatu area,” bebernya.

Dalam mencegah banyaknya massa berkumpul, dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah diketahui berapa orang yang berada di area tersebut. Dengan begitu pergerakan mobilitas orang di suatu area bisa diatur. “Misalkan di kantor ini yang bisa datang 50, kalau ada lagi yang datang ke-51 maka harus menunggu harus ada keluar. Jadi jangan sampai ada kerumunan,” jelasnya. (zar/lim)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan