Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dua Unit Rumah Terbakar Usai Pergantian Tahun di Tarakan

izak-Indra Zakaria • 2024-01-02 12:49:55
Photo
Photo

Dua unit rumah di Gang Butun RT 30 Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah didapati terbakar sesaat setelah malam pergantian Tahun Baru. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 01.00 Wita, Senin (1/1).

Api dengan cepat melahap kedua bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Andri salah satu warga sekitar menuturkan, api yang dengan cepat membesar mengagetkan warga sekitar yang baru saja merayakan malam pergantian tahun. “Tiba-tiba ada warga yang berteriak ada api. Setelah saya lihat, ternyata apinya sudah mulai membesar,” katanya.

Didapati kedua unit rumah yang terbakar merupakan rumah sewaan. Asal mula api berasal dari rumah yang disewa oleh warga yang bernama Lambe. Diduga saat kejadian penghuni rumah tidak berada di dalam rumah. “Beberapa warga awalnya mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya,” ucapnya.

Untung warga sekitar lainnya menerangkan, saat kejadian dirinya berada di rumah keluarganya. Tidak berselang lama, ia dikejutkan dengan munculnya api di dekat rumah mertuanya. Sehingga melihat api muncul yang telah membesar membuatnya panik berteriak mendekati titik api dan memanggil warga sekitar.

“Waktu kejadian, saya sedang di rumah mertua lagi santai. Setelah itu saya keluar lagi ke tempat sepupu, tapi pas mau balik saya lihat api sudah besar. Saya kaget dan langsung berteriak memanggil warga lainnya. Itu rumah sepertinya orangnya sedang keluar rumah,” ujarnya, Senin (1/1).

 

Dikatakan, sebelumnya pihaknya tidak mendengar atau merasakan adanya suara apapun termasuk ledakan, aroma menyengat atau tanda-tanda kebakaran lainnya. Ia pun mengaku melihat api sudah dalam kondisi membesar. Dikatakannya, saat itu pula sebagian besar warga sedang sibuk menggelar acara perayaan Tahun Baru.

“Tidak ada suara ledakan ataupun yang lainnya. Tiba-tiba saja. Kebetulan tetangga lainnya juga lagi acara tahun baru, jadi tidak memperhatikan. Rumah itu kontrakan, ada penghuninya tapi sepertinya mungkin orangnya keluar tahun baruan,” jelasnya.

Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan mengatakan, pihaknya menerima informasi laporan kebakaran call center 112 sekira pukul 00.53 Wita. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung bergerak menuju ke TKP. Tidak membutuhkan waktu lama, sekira pukul 01.02 Wita pihaknya sudah tiba di lokasi.

“Setelah menerima laporan kami langsung bergerak ke lokasi dan melakukan gelar peralatan. Dalam proses pemadaman kami mengalami Kendala akibatnya banyaknya masyarakat di lokasi kejadian,” tukasnya.

“Proses pemadaman 1 jam dan kami membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk proses pemadaman hingga pendinginan. Personel selesai melakukan penanganan di pukul  04.15 Wita. Tidak ada korban jiwa. Bangunan merupakan rumah kontrakan dan satu rumah terdampak yang dalam posisi disewakan,” lanjutnya.

Dikatakannya dalam kejadian itu, satu orang petugas sempat mendapat bantuan oksigen lantaran mengalami sesak napas. Namun kondisi terakhir dilaporkan sudah membaik. Pihaknya belum dapat menyebutkan penyebab kejadian kebakaran dan nanti dari tim Polres Tarakan akan melaksanakan olah TKP yang memiliki kewenangan membeberkan sebab terjadinya api hingga membakar rumah warga.

“Saat proses pemadaman, 1 petugas kami mengalami sesak napas. Tapi kondisinya sudah pulih setelah ditangani personel PMI. Kami mengimbau masyarakat agar saat meninggalkan rumah harus mengecek kembali kondisi rumah terutama pada listrik atau kompor yang bisa menjadi pemicu kebakaran,” terangnya.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengatakan bahwa terhadap kejadian kebakaran yang terjadi masih dilakukan penyelidikan oleh pihaknya. “Dugaannya belum kita bisa simpulkan. Masih diselidiki,” katanya.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil olah TKP yang sudah dilakukan. Bahkan beberapa keterangan saksi juga sudah dikumpulkan oleh pihaknya. Ronaldo memastikan dalam insiden kebakaran itu tak terdapat korban jiwa.

Meski rumah yang menjadi sumber api diketahui tak terdapat penghuni saat kejadian. “Saat kejadian ada anak penghuni rumah yang berada di rumah tersebut. Kalau orang tuanya memang tidak berada di rumah saat kebakaran,” tutupnya. (zac/zar/lim)

 

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria