TARAKAN – Atira hanya pasrah melihat sebagian rumahnya Jalan Pulau Tibi, RT 13 Kelurahan Kampung Satu/Skip, Tarakan Tengah, dilalap si jago merah pada Senin (8/4).
Kebakaran terjadi di lantai dua rumahnya, yang merupakan ruang beristirahat. Namun tak sampai merembet ke lantai dasar, tempatnya membuka usaha warung bakso.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Asap muncul dari lantai dua rumah Atira. Namun, pemilik rumah tidak sadar jika di atas rumahnya sudah membara.
Atira ketika itu sedang sibuk melayani pembeli bakso dan butik di lantai satu rumahnya, bersama karyawannya.
Munculnya asap baru diketahui setelah seorang pengendara yang melintas dan berteriak adanya asap dari lantai dua rumah Atira.
“Baru ketahuan saat ada orang lewat, teriak itu di atas ada asap,” ujar Atira kepada Rakyat Kaltara, Senin (8/4). Seketika itu juga Atira berupaya meminta tolong kepada warga di sekitarnya sekaligus menghubungi pemadam kebakaran.
Tidak lama berselang, pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Akses ke lokasi yang cukup mudah ditempuh pemadam, membuat api bisa cepat dipadamkan.
Atira menduga hanya kasur miliknya saja yang habis terbakar. Karena ruang di lantai dua tersebut memang tempat untuk beristirahat.
Dirinya juga menduga kebakaran disebabkan korsleting listrik. “Soalnya di bawah aman, enggak ada apa-apa. Jadi kata aparat kepolisian yang melihat, itu kayanya korsleting, karena di bawah aman,” tuturnya.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (PMK), Dinas Satpol PP dan PMK Tarakan, Sem Rura membenarkan peristiwa tersebut.
Untungnya api cepat dipadamkan karena akses kendaraan ke tempat kejadian perkara (TKP) cukup dekat dari markas PMK di Kampung Satu.
“Namun untuk penyebabnya kami belum bisa memastikan juga,” singkatnya. (mrs/udi)
Editor : uki-Berau Post