TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie kembali didaftarkan untuk mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah di partai politik. Setelah di PDIP, Irianto didaftarkan ke Demokrat dan Gerindra, Minggu (29/9).
Bahkan, di dua partai politik itu, nama Irianto berada paling atas sebagai bakal calon yang diambilkan formulir pendaftaran. "Hari ini (kemarin) baru tim Irianto Lambrie yang mengambil formulir. Rencananya sore hari ada tim Jusuf SK juga datang untuk mengambil formulir," ujar sekretaris panitia penjaringan DPD Partai Demokrat Kaltara, Effendy Gunardi.
Untuk pengembalian formulir pendaftaran, pihaknya masih memperbolehkan diwakilkan. Namun, ketika mengembalikan formulir pada 2-14 Oktober mendatang, dia menegaskan tidak boleh diwakilkan oleh bakal calon.
Nama Irianto, juga merupakan yang pertama pada pengambilan formulir pendaftaran bakal calon di Gerindra. "Baru satu bakal calon yang mendaftar, belum ada yang konsultasi lagi," ujar salah satu staf Gerindra Kaltara, Ruslim.
Di lain pihak, juru bicara Irianto Lambrie, Ricky Valentino menyebutkan saat ini sudah tiga partai politik telah didaftarkan. Yakni, PDIP, Demokrat dan Gerindra. "Insya Allah besok kami ke NasDem Kaltara yang ada di Tarakan. Jadi sudah 4 parpol yang kami daftar untuk ikut penjaringan," ujarnya.
Dia juga mengatakan, mendaftarkan Irianto menggunakan kendaraan politik tidak hanya dilakukan pada partai politik peraih kursi di DPRD. Namun, juga pada partai politik yang tidak meraih kursi.
Mengenai bakal wakil calon yang akan mendampingi Irianto, Ricky mengaku bahwa saat ini masih dalam pembahasan. “Belum ditentukan, meskipun ada isu-isu yang ingin disandingkan dengan beliau (Irianto Lambrie). Isu yang beredar dari pengusaha, birokrat," ujarnya.
Menurutnya, penentuan bakal calon pendamping Irianto kemungkinan ditentukan Desember atau Januari 2020. Karena nama-nama yang muncul nantinya akan dibahas secara internal. (uno/fen)
Editor : uki-Berau Post