Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kader PKB Bertarung di Pilbup KTT

uki-Berau Post • 2020-07-08 21:59:45
Herman
Herman

TARAKAN – Pasangan calon (Paslon) Ibrahim Ali – Hendrik bakal mendapat persaingan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT). Setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengusung kadernya, Umi Suhartini dan Herman. 

“Insya Allah sudah final PKB di Tana Tidung, Umi – Herman,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Utara, Herman, Selasa (7/7). 

Surat resmi pengusungan tersebut, menurut pria yang juga menjabat anggota DPRD Kaltara, tinggal menunggu ditandatangani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Mengenai jadwal deklarasi diagendakan antara minggu ini atau minggu depan, bersama partai pengusung. PKB akan berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Koalisi ini telah memenuhi syarat mengusung calon minimal 20 persen dari 20 kursi di DPRD KTT, atau 4 kursi. Dimana masing-masing meraih 2 kursi di DPRD KTT. Namun, koalisi itu masih bisa bertambah. 

Pasalnya, ada dua partai lagi yang dalam proses akan bergabung, yakni Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Nasional Demokrat (NasDem). 

“Insya Allah, tapi ini masih berproses, menunggu Gerindra dan NasDem yang masih berproses. Tapi kalau PPP dengan PKB sudah fiks,” ungkapnya. 

Jika jadi bergabung, koalisi partainya bisa mengumpulkan 7 kursi, tambahan 1 kursi dari NasDem dan 2 kursi dan Gerindra. 

Menurut Herman, pertimbangan PKB mendorong kadernya maju karena partai politik harus menciptakan pemimpin.  Karena itu ketika ada kader yang siap maju, partai akan mengusung. Secara pribadi, Herman mengaku siap jika diminta partai maju. Meskipun harus menanggung konsukwensi melepaskan jabatan sebagai anggota DPRD Kaltara. 

“Karena memang perintah dan mendapat restu. Insya Allah saya siap, ikhlas lahir dan batin untuk membangun Tana Tidung, daerah saya,” ungkapnya.  

Selain di KTT, PKB juga akan mengusung calon di Kabupaten Bulungan. Ia menyebutkan beberapa figur yang sedang dipertimbangkan PKB, di antaranya Sigit Muryono dan Syarwani. Namun Sigit Muryono dinilai paling intens berkomunikasi. 

Sedangkan di Nunukan dan Malinau, Herman memastikan partainya hanya mendukung calon karena tidak memiliki kursi di DPRD setempat. 

Sementara itu, sampai kemarin (7/7) PKB belum juga memastikan bakal calon yang akan diusung pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara. 

PKB masih menggodok empat nama yang telah diusulkan. “Di PKB inikan ada empat nama yang masih dalam tahapan proses finalisasi yang digodok oleh DPP, tunggulah beberapa waktu dekat,” jelasnya. 

Keempat figur tersebut, yakni petahana Irianto Lambrie dan Udin Hianggio, serta kader PKB sendiri yang juga Bupati KTT Undunsyah. Satu lagi mantan Wali Kota Tarakan dua periode, Jusuf Serang Kasim.

Namun, dari keempat figur tersebut, Herman menyebut tiga nama yang akan dipertimbangkan DPP PKB. Yakni Irianto Lambrie, Udin Hianggio serta Undunsyah. 

“Pak gub, pak wagub, pak Undun, itu insya Allah dalam waktu dekat mungkin ada titik terangnya. Saya juga masih menunggu informasi selanjutnya dari DPP, seperti apa arahan-arahan dan finalnya ke mana PKB berlabuh untuk Pilgub Kaltara ini,” bebernya. 

Khusus Undunsyah, Herman menilai belum ada keseriusan dari Bupati KTT tersebut untuk maju. Adapun video Undunsyah bersama Brigjen Pol Zainal A Paliwang, hanya sebatas silaturahmi.

“Kalau dengan Bang Undun, itu kalau komunikasi sudah sangat sering komunikasi tapi tidak berbicara terkait dengan semata-mata pilkada Kaltara. Tapi akhir-akhir ini baru muncul namanya pak Undun karena pertemuan dengan pak Zainal. Tapi sebenarnya urusan lain bukan pilkada, silaturrahim biasa,” tuturnya. 

Disinggung klaim tim Irianto Lambrie yang meyakini bisa mendapatkan dukungan PKB, Herman enggan berspekulasi dan menunggu keputusan dari partainya.

“Kita di partai politik tidak bisa berandai-andai. Tentu ada proses mekanisme di internal masing-masing partai politik. Berkaitan kemungkinan pak Irianto, pak Udin dan pak Undun, semua itu berpeluang untuk mendapatkan rekom PKB karena semua masih berproses,” pungkasnya. (mrs/uno)

Editor : uki-Berau Post
#politik