Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sehari Siapkan 300 Dosis Vaksin

uki-Berau Post • Minggu, 27 Juni 2021 - 04:47 WIB
PEMBERIAN VAKSIN: Penerima vaksin saat diberikan suntikan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.
PEMBERIAN VAKSIN: Penerima vaksin saat diberikan suntikan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

TARAKAN – Sejuta vaksin sehari merupakan dukungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terbagi di Dinas Kesehatan (Dinkes) 600 ribu dosis dan masing-masing TNI/Polri dengan 200 ribu dosis. 

Di Kaltara, kuota bagi TNI dari Angkatan Darat, Laut dan Udara serta Polri masing-masing 371 dosis per hari untuk diberikan ke masyarakat. Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Infanteri Eko Anthony Chandra Lestianto mengungkapkan, untuk personel TNI di Tarakan akan menyuntikkan 300 dosis per hari dengan 12 petugas vaksinator. 

Vaksinasi massal ini akan dimulai Minggu (27/6) selama tiga hari kedepan. “Sehari 300 dosis. Jadi total selama tiga hari 900 dosis yang akan kami suntikkan ke masyarakat. 300 dosis ini harus habis, untuk mengikuti sejuta vaksin sehari,” terangnya, Jumat (25/6).

Pelaksanaan vaksinasi untuk TNI ini, tahap pertama digelar di Pelabuhan Malundung. Dengan penerima vaksin pertama dari buruh pelabuhan. Sasaran vaksinasi yang dilakukan TNI ini, sebenarnya bagi semua lapisan masyarakat. Namun konsentrasi pertama untuk pekerja buruh di Pelabuhan Malundung. 

Sebab, buruh memiliki kerentanan yang sangat tinggi terhadap paparan Covid-19 saat beraktivitas di pelabuhan. Terhadap masyarakat umum, akan dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga. Dengan kuota yang disiapkan sebanyak 600 dosis di markas Kodim 0907 Tarakan. 

“Jadi, tidak putus hanya di tiga hari saja. Minggu depan kami akan dapat alokasi lagi dan dilanjutkan ke masyarakat. Vaksin yang diberikan berupa Sinovac,” jelasnya. 

Penerima vaksin, lanjut Chandra, bisa mendaftarkan diri kepada Babinsa setempat. Selanjutnya masyarakat yang mendapatkan giliran akan diundang oleh Babinsa, untuk pemberian vaksin. Saat ini pihaknya sudah menerima data pendaftar 1.500 orang. Jumlah tersebut melebihi target 900 orang di minggu pertama.

“Di pelabuhan jumlah pekerjanya ada 800 orang. Tapi kami berikan bertahap dan 300 orang pertama. Itupun, tetap kami lakukan screening dulu sebelum pelaksanaan vaksinasi,” ungkapnya. 

Ia berharap, masyarakat pro aktif mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin. Agar bisa mendapatkan undangan sebagai calon penerima vaksin. Ada juga permohonan dari perusahaan, tapi tidak bisa memberikan semua secara bersamaan. 

Sementara itu, pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Maning, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung (KTT) pada 30 Juni mendatang akan ditunda. 

Penundaan tersebut, menurut Camat Betayau Syamsudin, sebagai bentuk antisipasi penularan yang semakin meluas. “Setelah kami melakukan rapat dengan panitia kepala desa setempat. Melihat kondisi yang ada kita sepakati pilkades ditunda,” tutur Syamsudin. 

Terhadap pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 menjalankan proses pemulihan. Proses pencoblosan bisa kembali terlaksana, setelah pasien tersebut usai masa isolasi dan dinyatakan negatif. 

Berdasarkan data yang disampaikan petugas di lapangan, ada 27 pasien yang sedang menjalankan isolasi mandiri. Sekitar 60 orang dari hasil tracing (kontak erat) menunggu hasil yang belum keluar. 

“Kita berharap hasilnya negative. Bahkan, edaran terkait pembatasan aktivitas di luar rumah sudah dilayangkan,” imbuhnya. 

Bagi pasien yang menjalani masa isolasi mandiri dilakukan pemantauan. Termasuk distribusi keperluan sembako dan lainnya. “Penyampaian ini bukan saja untuk Desa Maning. Tetapi seluruh warga Kecamatan Betayu dan KTT pada umumnya,” tuturnya. (sas/*/mts/uno) 

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan