TANJUNG SELOR – Rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo, hingga saat ini belum bisa dipastikan. Dijadwalkan sebelumnya, kedatangan Presiden Indonesia ke-7 itu pada Oktober ini. Namun, harus diundur November mendatang.
Agenda utama kedatangan Presiden ke Kaltara, khususnya ke Kabupaten Bulungan untuk lakukan groundbreaking di lokasi Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang membenarkan adanya penundaan kedatangan Presiden RI pada Oktober ini.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara belum mengetahui tanggal pasti kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Namun, Pemprov masih berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.
“Yang jelas diundur November. Kita tidak tahu tanggalnya, sebab Presiden juga memiliki rangkaian kegiatan,” singkat Gubernur, Senin (27/9).
Untuk menyambut kedatangan Presiden, persiapan pun tetap dilakukan. Baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemprov Kaltara.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Bulungan Syarwani mengaku masih menunggu informasi kepastian kedatangan Presiden. Koordinasi tetap berjalan, melalui Pemprov Kaltara dan Kementerian terkait.
“Kita di pemkab, sosialisasikan dan mendukung kelancaran peletakan batu pertama di lokasi KIPI. Termasuk persoalan pembebasan lahan,” terang Bupati.
Bahkan, ketika kedatangan Presiden jadi di November mendatang, Bupati akan menyampaikan masukan dari masyarakat Tanah Kuning dan Mangkupadi. “Sebelum Presiden datang, lahan sudah harus klir dan tak ada masalah. Sehingga groundbreaking bisa terlaksana,” harapnya. (fai/uno)
Editor : uki-Berau Post