Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Terhambat Kondisi Jalan Rusak

uki-Berau Post • 2022-02-21 21:12:20
BELUM TUNTAS: Pembangunan PLBN di Desa Labang di Kecamatan Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan masih tahap pengerjaan.
BELUM TUNTAS: Pembangunan PLBN di Desa Labang di Kecamatan Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan masih tahap pengerjaan.

TANJUNG SELOR - Sejak dua tahun terakhir, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) masih dalam proses pengerjaan. Ada 4 PLBN dibangun dan tersebar di dua kabupaten, yakni Nunukan dan Malinau. 

Dua PLBN yang dibangun di Kabupaten Nunukan berada di Sei Pancang di Sebatik dan Desa Labang di Kecamatan Lumbis Pansiangan. Dua PLBN sisanya di Malinau, lokasinya Long Midang di Krayan dan Long Nawang. 

Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Kaltara Nuris Wahyudi mengakui, pengerjaan PLBN terus berjalan. Meski menemui beberapa kendala di lapangan. Seperti PLBN Long Nawang, yang mengalami hambatan akibat jalan di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur mengalami kerusakan dan terputus. 

Akibatnya, cukup sulit mengirim material untuk pembangunan PLBN di Long Nawang. “Jalurnya itu menuju wilayah Apau Kayan, kemudian ke Long Nawang. Ini agak sulit dilalui karena jalan rusak. Kita masih akan mengupayakan pembangunan PLBN Long Nawang,” terangnya, Minggu (20/2).

Berdasarkan laporan, pengerjaan PLBN Long Nawang sudah 30 persen. Saat ini pengangkutan material bahan bangunan menggunakan unit pikap. Untuk mempermudah mobilisasi di tengah situasi jalan yang rusak.

“Material diambil dari Samarinda dan Long Bagun. Jalan rusak kita upayakan tetap bisa mengirim material. Pakai kendaraan yang lebih kecil, yang penting output dan speknya masuk untuk konstruksi,” ungkapnya. 

Jika harus mendatangkan material dengan pesawat, biayanya akan jauh lebih mahal. Karena jalannya rusak dan harus dilakukan perhitungan kembali. Bukan hanya Long Nawang saja. Bahkan, tiga PLBN yang dibangun masih perlu ditinjau. 

“Untuk yang di Sei Pancang atau Sungai Nyamuk, dari laporannya 80 persen. Itu yang sudah mau selesai. Kemudian untuk titik lainnya akan diupayakan tahun ini, bisa dituntaskan,” tutupnya. (fai/uno)

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Kaltara