TARAKAN - Tim search and rescue (SAR) gabungan menemukan jenazah Iswan, korban yang tenggelam di perairan Selumit Pantai pada Selasa (7/2) lalu. Korban yang merupakan pria berusia 21 tahun itu ditemukan di sekitar pohon bakau, sekitar pukul 09.45 Wita, Kamis (9/2).
“Korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar pohon bakau. Awalnya tim SAR gabungan yang menemukan korban,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Syahril.
Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di permukaan air. Tim SAR gabungan akhirnya mengevakuasi korban. Dengan memindahkan tubuh korban ke unit rubber boat. Selanjutnya dilakukan evakuasi ke Pelabuhan Tengkayu II Tarakan.
“Korban ditemukan di titik koordinat 3°18'0.80"N 117°34'37.04"E ke arah Tenggara dengan jarak 279 meter dari LKP (Lokasi Kejadian Perkara) korban. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD dr H Jusuk SK Tarakan,” tuturnya.
Tim SAR gabungan terdiri dari unsur Satpolairud Polres Tarakan, Satuan Tepbek Kompi Angkutan Air Tarakan serta masyarakat. Setelah tim SAR berkoordinasi, operasi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Unsur gabungan yang terlibat dikembalikan di kesatuannya masing-masing.
Sarana yang digunakan tim SAR yakni berupa unit rescue d-max, 1 unit riggid inflatable boat (RIB), 2 unit rubber boat, Rigid Bouyancy Boat (RBB) serta aquaeye atau alat pendeteksi utama korban tenggelam di dalam laut.
“Tidak ada hambatan selama pencarian. Kecepatan angin sekitar 3 sampai 15 knots dan tinggi gelombang setinggi 0,5 hingga 1,25 meter,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, korban diketahui tenggelam di perairan Selumit Pantai sekira pukul 22.00 Wita, Selasa (7/2) lalu. Korban diduga hendak menahan speedboat yang hampir terlepas. Namun saat tali speedboat terlepas, korban mencoba mengejar dengan terjun ke laut. Sehingga menyebabkan korban tenggelam. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post