Wika Salim mengaku deg-degan ketika kali pertama menjajal menyanyikan Bersama Garuda. Bakal berkumandang mengiringi perjuangan timnas U-17 di Piala Dunia U-17.
DIMAS RAMADHAN WICAKSANA-TAUFIQ ARDYANSYAH, Jakarta
Kuyakin bisa
Menjadi bintang
Menggapai mimpi
Bersama Garuda
Pantang menyerah
Terus berjuang
Tak kenal lelah
Bersama Garuda
TAK ada alasan bagi Wika Salim untuk tidak segera mengiyakan tawaran menyanyikan lagu dengan penggalan lirik di atas. Menyanyikan lagu resmi tim nasional (Timnas) sepak bola, genrenya pun sesuai dengan jalur kariernya selama ini: dangdut.
“Bagiku, ini bentuk apresiasi,” ujar pedangdut asal Bogor, Jawa Barat, tersebut kepada Jawa Pos.
Jadilah Bersama Garuda yang didendangkan Wika Salim menggaung dan mengajak semua yang menghadiri acara PSSI Partner Summit pada Rabu (27/9) malam pekan lalu di sebuah ballroom hotel di Jakarta bergoyang. Tak terkecuali Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang turut bergoyang tipis-tipis. Mendendangkan karya Tjahjadi Djajanata/Ishak itu juga berarti Wika menapaktilasi jejak pedangdut Via Vallen. Pada Asian Games 2018, Via dipercaya menyanyikan theme song ajang yang berlangsung di Jakarta-Palembang itu: Meraih Bintang.
Meski easy listening, Wika mengaku tidak mudah menyanyikan Bersama Garuda. Deg-degan ketika kali pertama menjajal membawakan. Sebab, ini bukan single pribadi.
“ni kan punya PSSI. Istilahnya, ini pengenalnya PSSI. Mudah-mudahan yang sudah aku kerjakan untuk jingle ini hasilnya baik juga,” ungkap perempuan dengan nama lengkap Wika Febrina Putri tersebut.
Alasan lain yang membuatnya menyambut antusias menyanyikan Bersama Garuda adalah karena dia juga menyukai sepak bola. Tapi, sebatas suka.
Penembang Dipandang Sebelah Mata itu belum pernah menonton langsung di stadion. “Kayaknya setelah membawakan lagu ini, saya pasti akan datang ke stadion untuk nonton sekaligus menyanyikan lagunya,” papar penyanyi 31 tahun itu.
Erick Thohir menyebutkan, Bersama Garuda akan diputar di seluruh radio di Indonesia. Klip videonya pun bakal mengudara pada 14 Oktober. Juga tentu bakal dikumandangkan selama timnas U-17 bertanding di Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung mulai 10 November di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya.
“Siapa tahu nanti bisa disiarkan di seluruh dunia,” ujar menteri BUMN tersebut.
Terkait pemilihan genre, jelas Erick, dangdut sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Jadi, mudah diterima di telinga.
“Lagu berirama dangdut harus didorong terus agar go international,” kata Erick. (*/c19/ttg/jpg/uno)
Editor : uki-Berau Post