Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Potensi Besar Investasi Rumput Laut di Kaltara

Indra Zakaria • 2024-01-25 20:10:00

 

POTENSI: Pengembangan hilirisasi di bidang investasi menyasar komoditas rumput laut.
POTENSI: Pengembangan hilirisasi di bidang investasi menyasar komoditas rumput laut.

TANJUNG SELOR–Upaya membangun Kalimantan Utara (Kaltara) dengan sejumlah investasi menjadi peluang bagi komoditas rumput laut.

Dalam investasi yang mengarah pada hilirisasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sudah menyusun rencana hilirisasi tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Rukhi Syayahdin mengatakan, melihat banyak peluang investasi di Kaltara, hilirisasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan. Rumput laut yang selama ini menjadi komoditas yang menjanjikan, perlu terus dikembangkan. Banyaknya manfaat rumput laut bisa dijadikan sejumlah bahan baku.

"Di Kaltara sendiri berpotensi. Apalagi sudah ada investor yang tertarik. Bukan hanya di Tarakan dan Nunukan, melainkan Bulungan berpotensi pengembangan rumput laut," terangnya, Rabu (24/1).

Rumput laut bisa menjadi banyak produk. Karagenan, agar-agar, dan sebagainya. Ada juga dalam bentuk makanan. Bahkan bisa menjadi pakan ternak yang lebih mudah dengan pupuk. "Investor sudah mulai melirik itu karena tidak membutuhkan sumber air yang banyak," ujarnya.

Jika ada hilirisasi, yang perlu diperhatikan pengiriman dan harga. Apalagi saat ini masih menjaga harga rumput laut dan dimaksimalkan untuk mendukungnya. "Sedang berproses. Kami juga upayakan semua itu," sambungnya.

Sebelumnya, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara Rahman Putrayani mengatakan, ada peningkatan target investasi di 2024 berdasarkan rapat yang dilakukan Desember 2023 lalu oleh BKPM. "Target investasi 2024 sekitar Rp 35 triliun. Kalau 2023 lalu Rp 29,98 triliun. Artinya ada kenaikan cukup signifikan," bebernya

Untuk mendorong program dan investasi di sektor hilirisasi, Pemprov Kaltara harus melihat potensi yang ada. Berdasarkan data yang ada, komoditas unggulan seperti rumput laut, kepiting, udang, bandeng, dan sawit bisa memicu investasi hilirisasi. Minimal dapat produk setengah jadi, seperti rumput laut bisa jadi kerajinan atau tepung. Apalagi ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, Indonesia bersiap dan fokus hilirisasi, salah satunya rumput laut. "Kalau untuk rumput laut, Kaltara punya produksi yang cukup besar, yakni 600 ribu ton per tahun. Meski di Indonesia ada lima wilayah yang ditunjuk untuk modeling investasi hilirisasi seperti Bali, Wakatobi, NTB, dan Sulawesi. Namun, Kaltara juga didorong untuk menjadi modeling," kuncinya. (kpg/fai/dra/k16)

Editor : Indra Zakaria
#kaltara