Artinya, saat ini realisasi dari kegiatan itu sudah hampir di angka 50 persen. Dalam hal ini, Usman mengaku optimistis bahwa di sisa waktu efektif sekitar tiga bulan ini, realisasinya bisa mencapai 100 persen.
Jika melihat dari yang sudah terlaksana, Usman menyebutkan bahwa pelayanan yang dominan dibutuhkan masyarakat itu seperti spesialis penyakit dalam dan spesialis anak.
“Termasuk sekarang ini kita juga mengikutkan dokter spesialis mata. Nanti kita lihat, kalau banyak peminatnya, akan kita ikutkan terus ke depannya,” kata Usman.
Tentunya, spesialis yang didatangkan itu menyesuaikan dengan permintaan dari daerah yang dituju. Jadi, sebelum turun memberikan pelayanan ke lapangan, tentu harus sudah ada informasi yang diterima dari Dinkes setempat.
“Ini sangat membantu sekali. Antusias masyarakat juga cukup tinggi terkait dengan pelayanan ‘dokter terbang’ ini. Untuk tahun depan ini insha Allah kita akan usulkan lagi untuk dianggarkan,” pungkasnya. (iwk/har)