Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Kemarau Mulai Terasa, Enam Desa Pesisir Kotim Dilanda Krisis Air Bersih Hingga 240 Ribu Liter per Pekan

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
ilustrasi air bersih
ilustrasi air bersih

Advertisement

SAMPIT – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membawa dampak serius bagi ketersediaan air bersih di wilayah pesisir. Sebanyak enam desa di Kecamatan Teluk Sampit kini mengalami krisis air bersih dan terpaksa bergantung penuh pada bantuan pasokan darurat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim melalui Perumdam Tirta Mentaya.

Total kebutuhan air bersih untuk warga terdampak di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 240 ribu liter setiap minggunya. Rinciannya, Desa Lampuyang mencatatkan kebutuhan terbesar yakni 70 ribu liter per minggu untuk 975 KK, disusul Desa Kuin Permai (45 ribu liter/300 KK), Desa Regei Lestari (40 ribu liter/320 KK), Desa Basawang (35 ribu liter/300 KK), Desa Parebok (30 ribu liter/200 KK), dan Desa Ujung Pandaran (20 ribu liter/350 KK).

Kepala Seksi Hukum dan Humas Perumdam Tirta Mentaya, Natalis Daud, membenarkan bahwa penyaluran air telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir berpatokan pada usulan resmi pihak kecamatan.

Advertisement

"Permohonan bantuan air bersih sudah kami terima dari Kecamatan Teluk Sampit untuk sejumlah desa yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," ungkap Natalis Daud.

Saat ini, Perumdam menyalurkan sekitar 15 ribu liter air per hari menggunakan armada truk tangki berkapasitas 5 ribu liter. Meski kapasitas produksi air Perumdam terbilang aman mencapai 230 liter per detik, keterbatasan armada pengangkut menjadi ganjalan utama dalam mempercepat distribusi ke seluruh titik.

"Kalau ada armada lain yang bisa membantu pengangkutan untuk penyaluran air bersih ini, kami siap menyediakan airnya," pungkas Natalis seraya berharap pasokan air darurat ini terus berjalan lancar hingga situasi kembali normal. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : Kalteng Pos
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Angka pemantauan titik panas (hotspot) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data terbaru BM

Korupsi Dana Hibah KPU Kotim: Kejati Garap 24 Saksi, Kerugian Negara Ditaksir Rp10 Miliar

Korupsi Dana Hibah KPU Kotim: Kejati Garap 24 Saksi, Kerugian Negara Ditaksir Rp10 Miliar

Penyidik Kejati Kalteng memeriksa saksi dugaan korupsi KPU Kotim.(Penkum)

Hujan Mulai Mengintai Kotim, Risiko Karhutla Diprediksi Turun Drastis!

Hujan Mulai Mengintai Kotim, Risiko Karhutla Diprediksi Turun Drastis!

Peta informasi prakiraan potensi pertumbuhan awan hujan di Kotawaringin Timur menunjukkan potensi hujan tinggi. (BMKG)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer