Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Spanduk Kritik Viral, DPRD Kobar Bantah Menghilang di Tengah Krisis BBM dan Listrik

S
Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat, Rudi Imam Gunawan
Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat, Rudi Imam Gunawan

Advertisement

KOTAWARINGIN BARAT, Prokal.co – Sebuah spanduk berisi kritik terhadap kinerja DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terpasang di pagar gedung DPRD di Jalan HM Rafii menjadi perhatian publik setelah fotonya viral di media sosial.

Spanduk tersebut mempersoalkan sikap wakil rakyat di tengah krisis bahan bakar minyak (BBM) dan pemadaman listrik bergilir yang masih dialami masyarakat.

Spanduk berukuran sekitar 3 x 1 meter itu memuat kalimat bernada protes, "Disaat masyarakat mengalami krisis listrik dan BBM kalian menghilang." Tulisan tersebut memicu beragam respons dari masyarakat dan warganet yang mempertanyakan peran DPRD dalam menyikapi antrean panjang di SPBU serta gangguan pasokan listrik di wilayah Kobar.

Advertisement

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat, Rudi Imam Gunawan, menegaskan bahwa DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan dan tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, DPRD telah mengambil langkah dengan memanggil pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

"Kami sudah melakukan komunikasi dan mendengarkan secara langsung perihal kendala yang dihadapi PLN. Jadi bukan berarti DPRD tidak bekerja atau tidak peduli terhadap kondisi yang sedang dialami masyarakat," ujar Rudi.

Advertisement

Ia menjelaskan, untuk persoalan kelistrikan, DPRD Kobar telah menggelar pertemuan dengan manajemen PLN di ruang Ketua DPRD pada Senin lalu. Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN memaparkan berbagai kendala yang menyebabkan terjadinya pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sementara itu, terkait kelangkaan BBM, DPRD juga telah menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait, terutama Pertamina. Agenda tersebut direncanakan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut Rudi, RDP tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dalam melakukan pengawasan serta mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga menepis anggapan bahwa anggota DPRD lebih banyak melakukan kunjungan kerja dibanding menangani persoalan daerah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Program tersebut mendapat apresiasi DPRD karena dinilai dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan dasar sekolah, mulai dari seragam hingga perlengkapan belajar.

DPRD Kobar dan Pemkab Sepakati 14 Ranperda Masuk Propemperda 2027

DPRD Kobar dan Pemkab Sepakati 14 Ranperda Masuk Propemperda 2027

DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyepakati 14 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang akan menjadi prioritas pembahasan tahun 2027

DPRD Kobar Desak PLN Optimalkan PLTU Kumai untuk Akhiri Pemadaman Bergilir

DPRD Kobar Desak PLN Optimalkan PLTU Kumai untuk Akhiri Pemadaman Bergilir

Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, mendesak PT PLN memaksimalkan potensi pembangkit listrik yang tersedia di daerah, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Kumai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer