Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kota Minyak Panen Inovasi, Galaksi 2025 Dorong Pelajar SMP ‘Melampaui Batas Kelas’  

W

Photo
Photo


Advertisement

BALIKPAPAN — Upaya Pemerintah Kota Balikpapan membangun fondasi Smart City tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penyiapan generasi muda yang melek teknologi dan sains. Komitmen itu kembali diwujudkan melalui gelaran Galaksi 2025 (Gebyar Lomba Kreativitas Sains Inspiratif), sebuah ajang tahunan yang telah menjadi laboratorium kreativitas dan inovasi bagi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Digelar di BSCC Dome pekan ini, acara berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan siswa dari berbagai sekolah. Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Bagus Susetyo, MM, hadir membuka kegiatan dan menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti hanya di dalam kelas. Tahun ini, Galaksi mengusung tema “Beyond the Classroom Impact”, sebuah seruan agar sains dipraktikkan untuk menjawab persoalan nyata, bukan sekadar memenuhi target nilai akademis.

Dalam sambutannya, Bagus menekankan bahwa Balikpapan membutuhkan SDM unggul yang mampu berpikir kritis dan kreatif sejak usia dini. “Jika kita bicara tentang kemajuan kota menuju smart city, penentunya bukan hanya infrastruktur, tetapi seberapa mumpuni generasi mudanya dalam menguasai sains dan berpikir kreatif,” ujarnya. Menurutnya, ruang seperti Galaksi menjadi sangat penting karena memberi kesempatan bagi siswa untuk bereksperimen, berani mencoba, bahkan gagal, sebelum akhirnya mampu menciptakan inovasi yang bermakna.

Advertisement

Galaksi 2025 menghadirkan empat cabang kompetisi yang menguji berbagai aspek pengetahuan dan kecakapan ilmiah. Mulai dari Aplikasi Fisika: Roket Air, Olimpiade IPA, Desain Poster Sains, hingga Cerdas Cermat. Seluruh kategori dibuka tanpa biaya, memberi peluang yang sama bagi siswa dari berbagai latar belakang sekolah untuk unjuk kemampuan.

Lebih dari sekadar mencari juara, ajang ini dirancang sebagai media pembentukan karakter. Para peserta tidak hanya bersaing, tetapi juga berdiskusi, bertukar gagasan, dan membangun pola pikir ilmiah yang kolaboratif. “Kompetisi ini bukan akhir dari segalanya. Ini adalah permulaan. Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan generasi yang adaptif, penuh rasa ingin tahu, dan tidak takut bereksperimen,” tegas Bagus.

Dengan ditandainya pembukaan resmi oleh Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota berharap Galaksi 2025 mampu mendorong sekolah-sekolah di Balikpapan untuk terus mentransformasi ruang belajar menjadi ekosistem yang berbasis teknologi, kreativitas, dan inovasi—sekaligus melahirkan talenta sains terbaik bagi masa depan Kota Minyak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer