Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perhatikan Penunjuk Arah Agar Tak Ada yang Sengaja Salah Masuk

R

Irianto Lambrie
Irianto Lambrie


Advertisement

Catatan: Irianto Lambrie

(Ketua Dewan Pengurus Badan Pengelola Islamic Center/BPIC Provinsi Kaltim)

PROKAL.CO-Hal-hal kecil jangan diabaikan. Sebab, sering kali detail kecil menentukan sesuatu.
 
Pemahaman itulah yang terus saya tanamkan dalam mengelola Masjid Raya Baitul Muttaqien di Kompleks Islamic Center Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda.
 
 
Alhamdulillah, pada Sabtu, 28 Maret 2026, kami telah selesai memasang penunjuk arah di depan pintu masuk masjid.

Ini agar memudahkan jamaah dan pengunjung Islamic Center menuju lokasi berwudu untuk laki-laki dan perempuan.

Juga penunjuk menuju toilet pria dan perempuan. Juga petunjuk menuju fasilitas masjid lainnya.
 
Penitipan sepatu atau sandal juga telah diperbaiki, dirapikan, dibuat baru dan kapasitasnya ditambah.

Ekskalator dan lift juga baru diperbaiki, setelah bertahun-tahun rusak.
 
Baca Juga: Puncak Arus Balik Terminal Lempake Diprediksi Akhir Pekan Ini, Penumpang Mulai Padati Jalur Bontang-Sangatta

Sejak diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 16 Juni 2008, tampaknya petunjuk arah ini belum pernah dirapikan dan sepertinya terlupakan.

Hal-hal yang dianggap kecil memang sering diabaikan, padahal penting bagi pengunjung, terutama pengunjung baru, yang ingin melaksanakan salat dan ibadah lainnya di masjid raya kebanggaan warga Kaltim, yang termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid lstiqlal di Jakarta, itu.

Dengan lokasi yang luas, pengunjung baru tentu dapat kesulitan untuk mencari toilet, tempat wudu, penitipan sepatu atau sandal, dan lokasi fasilitas lainnya.

Kami dari pengurus berharap, hal-hal yang sudah dilakukan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pengunjung di masjid ini.

Setelah kami melakukan pembenahan, khususnya penunjuk arah itu, ada seorang kolega yang berkomentar,”Arah petunjuk tempat wudu sangat penting agar lelaki tidak salah masuk.”

Lantas saya respons,”Ada juga yang sengaja pura-pura salah masuk?”
 
Baca Juga: Lebaran di IKN: Wisatawan Membludak, UMKM Panen Omzet hingga Rp20 Juta Sehari

Masjid Raya Baitul Muttaqien di Kompleks Islamic Center Kaltim ini diketahui memiliki luas bangunan 43.500 meter persegi, serta luas bangunan pendukung 7.115 meter persegi, dan luas lantai basemen 10.235 meter persegi.

Lantai dasar masjid memiliki luas 10.270 meter persegi dan lantai utama mempunyai luas 8.185 meter persegi.

Luas lantai balkon masjid ini adalah 5.290 meter persegi. Dengan tujuh minaret dan satu kubah besar. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kepemimpinan Strategis di Tengah Kompetisi Global

Kepemimpinan Strategis di Tengah Kompetisi Global

Dunia organisasi bergerak dalam perubahan yang semakin cepat. Teknologi berkembang, pasar meluas melampaui batas negara.

BPIC Kaltim bersama Badan Wakaf Al Qur'an Mulai Sebar Sedekah Al-Qur’an Sebanyak 10 Ribu Eksemplar

BPIC Kaltim bersama Badan Wakaf Al Qur'an Mulai Sebar Sedekah Al-Qur’an Sebanyak 10 Ribu Eksemplar

BPIC Kaltim-Masjid Raya Baitul Muttaqien mengisi bulan Maulid Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan beragam kegiatan.

BP Islamic Center Kaltim Gelar Sarasehan Nasional, Tak Hanya Tempat Ibadah, Masjid Harus Berinovasi

BP Islamic Center Kaltim Gelar Sarasehan Nasional, Tak Hanya Tempat Ibadah, Masjid Harus Berinovasi

BPIC Kalimantan Timur (Kaltim)-Masjid Raya Baitul Muttaqien menyemarakkan peringatan Maulid Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer